27 Juli 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Dr. Andani Gagas Gerakan Semesta Menghadapi Pandemi Covid-19

PADANGARO, KP – Guna menyiapkan nagari yang berdaya dalam masa Pandemi Covid-19, diperlukan usaha-usaha konkrit dari berbagai lini untuk menghadapinya. Konsep keterlibatan semua unsur di nagari itu disebut sebagai sebuah “gerakan semesta” yang terwujud dalam program Nagari Tageh atau tangkas/kuat. Konsep itu disampaikan Kepala Laboratorium Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Unand Dr. Andani Eka Putra, dalam rapat pembahasan pembentukan 7 Nagari Tageh di Padang Aro, Solok Selatan, Sabtu (17/10).

“Edukasi paling bagus dimulai dari tingkat nagari. Perguruan tinggi nantinya akan mengisi konsepnya. Yang akan terlibat semuanya, baik unsur masyarakat, TNI/Polri, Pemda, serta mahasiswa di nagari tersebut. Ini kita sebut gerakan semesta menghadapi Covid-19, di mana semua orang terlibat aktif mewujudkannya,” ujar doktor yang telah mendapatkan banyak penghargaan di bidang kesehatan itu.

Andani yang hadir bersama Dr. Erigas Eka Putra Direktur Nagari Development Centre (NDC) Unand mengatakan, tujuan utama dalam program tersebut adalah bagaimana pemahaman masyarakat meningkat dalam menghadapi dan menyikapi pandemi Covid-19. Ia menginginkan, nantinya konsep Nagari Tageh yang disusun tersebut tidak sekedar beretorika, tapi langsung diaplikasikan di lapangan dan semuanya bekerja dengan aktif.

Menurutnya, Nagari Tageh bukan hanya terkait kesehatan, tetapi juga masalah ekonomi, sosial budaya, pangan, dan juga pendidikan, dengan melibatkan perguruan tinggi sebagai konseptor, sekaligus sebagai pelakunya di lapangan. “Perguruan tinggi melalui para mahasiswa di nagarinya kita minta untuk menjadi tulang punggung dalam membantu Wali Nagari. Memberikan pengetahuan dan mendampingi langsung di lapangan,” terangnya.

Andani menambahkan, konsep Nagari Tageh bukanlah pertama kali di Sumbar. “Sudah ada yang membuatnya. Namun kita melihat perlunya sinergi yang lebih optimal lagi dan pengayaan konsep serta mensinergikannya dengan konsep yang ada” jelasnya.

Ia berpesan agar langkah pertama yang harus dilaksanakan adalah memasang niat baik untuk membantu masyarakat, serta memulainya dengan Bismillah. Sama halnya ketika pertama kali ia memanfaatkan laboratorium Unand untuk tes swab, di mana ia selalu memotivasi rekan-rekan kerjanya untuk memasang niat tulus membantu masyarakat.

Sementara itu Direktur NDC Unand, Erigas Eka Putra mengatakan, konsep yang disusun dalam menghadapi pandemi Covid-19 di Nagari nantinya dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk unsur informal leader. Seperti ninik mamak, di mana mereka akan lebih didengar perkataannya di masyarakat. Termasuk juga menurutnya akan melibatkan unsur mahasiswa nantinya. Ia mengaku, kedatangannya ke Solok Selatan lebih dikarenakan jiwa dan semangatnya untuk membangun dan mengabdi untuk nagari-nagari yang ada, termasuk Solsel.

Sedangkan Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Solok Selatan, Jasman Rizal mengatakan, salah satu fungsi nagari Tageh nantinya adalah bagaimana memberikan sosialisasi, edukasi dan kegiatan lainnya. Terkait anggaran, ia meminta seluruh camat dan nagari yang akan dijadikan pilot project (7 nagari) agar tidak memikirkan dulu terkait anggaran pelaksanaannya.

“Yang utama dulu saat ini adalah semangat dan kemauan kita untuk bersama-sama melaksanakan program ini nantinya. Masalah anggaran nanti kita diskusikan. Anggarannya tidaklah besar. Nanti akan dilibatkan semua, termasuk kita mintakan dukungan perantau,” ucapnya didampingi Kadis Sosial dan PMD/N Zulkarnaini.

Kemudian Jasman meminta seluruh camat dan wali nagari untuk pro aktif dan bersemangat dalam pelaksanaan nantinya. “Jangan mau kalah dengan semangatnya Pak Andani dkk. Pak Andani ini kemana-mana ia selalu dibayar mahal, namun sekarang ia kesini tanpa dibayar, karena semangat dan keinginannya untuk membantu kita di Solok Selatan. Mudah-mudahan konsep ini nantinya bisa dilaksanakan juga di daerah lain,” ujarnya menyemangati.

Jasman juga menyampaikan, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mendukung penuh program yang sedang disusun bersama Dr. Andani tersebut. ‚ÄúTolong sampaikan salam saya kepada seluruh camat dan wali nagari yang hadir. Saya akan mendukung penuh pelaksanaan program ini nantinya,” ujar Jasman sembari membacakan pesan Whatsapp Gubernur Sumbar kepadanya.

Dalam waktu dekat Jasman mengatakan, 7 Nagari dari 7 kecamatan yang akan dijadikan Pilot Project Nagari Tageh tersebut akan segera di SK kan. Yakni Nagari Abai, Sungai Kunyit, Padang Air Dingin, Lubuk Gadang Selatan, Kapau Alam Pauh Duo, Sako Pasia Talang, dan Nagari Pakan Rabaa Tengah.

Di samping itu katanya, dukungan pelaksanaan program tersebut juga datang dari Kapolres Solok Selatan, AKBP Tedy Purnanto. “Selaku Kapolres kita siap mendukung program ini. Masyarakat masih banyak yang percaya dengan wabah Covid-19 ini. Padahal hal ini nyata adanya dan bukan konspirasi. Bukan hanya kita, Bahkan negara-negara maju pun terkena dampaknya,” tegasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya akan menggerakkan semua Kapolsek dan juga Babinkantibnas di nagari-nagari yang akan menjalankan program tersebut. “Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing, lnsya Allah bisa kita jalankan bersama-sama,” tukas Tedy yang hadir bersama Kasat Binmas Polres AKP H. Kamil Siregar. (bus)