27 Juli 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Nodai Anak Majikan, Seorang Pemuda Ditangkap

PAINAN, KP – Seorang pemuda asal Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatanberinisial MP (27 tahun) nekat mencabuli anak majikannya sendiri sebanyak 6 kali.Modusnya, ia akan bertanggungjawab jika korban yang masih di bawah umur itu sampai hamil. Aksi bejat yang dilakukan tersangka kepada bocah asal Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu itu berlangsung sejak 15 Februari hingga Juli 2020.

Tersangka berhasil diamankan di Kecamatan Linggo Sari Baganti,Kabupaten Pesisir Selatan oleh tim gabungan Polres Mukomuko dan Polres Pesisir Selatan. Sebelumnya orangtua korban telah membuat laporan di Mapolres Mukomuko.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda BengkuluKombes Pol. Sudarno mengatakan sebelum berbuat senonoh, tersangka selalu membujuk korban bahwa ia akan bertanggungjawab. Rayuan tersebut disampaikan tersangka setiap ingin menodai anak di bawah umur tersebut. Bujuk rayu itumembuat korban menjadi luluh. Sehingga terjadi perbuatan asusila.

“Aksi bejat tersangka diduga telah dilakukan sebanyak enam kali, terhitung sejak Februari hingga Juli 2020,” kata Kombes Sudarno, Minggu (18/10).

Perbuatan asusila itu, jelasnya, dilakukan tersangka di rumah korban dan rumah kosteman tersangka. Setiap berbuat asusila, terang Sudarno, tersangka mengatakan kepada korban jangan sampai ada orang yang mengetahui atas perbuatannya.Namun, aksi bejat tersangka tercium orangtua korban pada awal Oktober lalu. Tidak terima atas perbuatan tersangka kepada anaknya, orangtua korban melaporkan kejadian itu ke Mapolres Mukomuko.

Saat akan diamankan, tersangka sempat melarikan diri. Namun ia berhasil ditangkap di kampung halamannya di Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan.

Tersangka dijerat Pasal 81 ayat (2) jo Pasal 76D, UU Nomor 35 Tahun 2014, atas perubahan UU Nomor 23 Tahun 2002, tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman paling singkat lima tahun dan paling lama 15 tahun penjara, atau denda sebesar Rp 5 miliar.

“Dari tangan tersangka diamankan pakaian milik korban dan screenshoot video saat tersangka menyetubuhi korban,” pungkas Sudarno. (ozc)