27 Juli 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Pemerintahan Nagari Parik Buka Pendaftaran Calon Anggota Bamus

SIMPANGEMPAT, KP – Sehubungan akan berakhirnya masa jabatan Badan Musyawarah (BAMUS) Nagari Parik, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat periode 2014 – 2020 pada 7 Desember 2020 mendatang, maka Pemerintahan Nagari Parik telah menetapkan Panitia Pemilihan untuk melaksanakan Pemilihan anggota Bamus yang baru, periode 2020 – 2026.

Panitia pemilihan ini berjumlah sebanyak 7 orang yang terdiri dari berbagai unsur, mulai dari unsur perangkat nagari yang ditunjuk langsung oleh Pj. Wali Nagari Parik, Azhar dan dari unsur tokoh masyarakat serta unsur pemuda yang dipilih melalui musyawarah pembentukan panitia pada 25 september 2020 yang lalu.

Ketua Panitia pemilihan anggota Bamus Nagari Parik, Riski Habibi kepada KORAN PADANG, Selasa (20/10) pagi mengatakan, pemilihan anggota Bamus ini sudah harus dilaksanakan sebelum masa jabatan Bamus periode 2014 – 2020 berakhir.

“Untuk bisa mendaftar sebagai calon anggota Bamus di Nagari Parik, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Itu sudah kami umumkan kepada masyarakat,” katanya.

Sesuai hasil musyawarah pada 13 Oktober 2020 kemarin, Riski Habibi mengatakan persyaratan yang harus dipenuhi bagi yang akan mencalonkan diri sebagai anggota Bamus salah satunya yang terpenting adalah calon tidak dibenarkan berasal dari perangkat Pemerintah Nagari.

“Itu adalah syarat mutlak. Karena fungsi perangkat nagari dan Bamus itu sendiri nantinya akan sangat jauh berbeda,” ujarnya.

Kemudian, untuk syarat pendidikan sendiri, calon minimal berpendidikan lulusan SLTP/Sederajat dan telah berusia minimal 20 tahun atau sudah pernah menikah serta harus bertempat tinggal di wilayah pemilihan.

“Walaupun ia mempunyai identitas diwilayah pemilihan, tetapi tinggal diluar wilayah pemilihan, maka itu tidak memenuhi syarat,” tegas Riski Habibi.

Untuk jumlah anggota Bamus itu sendiri kata Riski, ada sebanyak 9 orang nantinya yang akan dipilih, delapan orang dari keterwakilan wilayah dan satu orang dari keterwakilan perempuan.

“Sesuai dengan data jumlah penduduk dari Badan Pusat Statistik (BPS), kami panitia membagi wilayah pemilihan sebanyak VI daerah pemilihan yang terdiri dari 28 kejorongan yang ada di Nagari Parik,” ungkapnya.

Untuk proses keterwakilan wilayah, nantinya calon anggota Bamus ini akan dipilih oleh beberapa unsur yang ada diwilayah pemilihannya, yaitu dari unsur ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai dan pemuda. Sedangkan keterwakilan perempuan itu sendiri akan dipilih oleh unsur Bundo Kanduang yang dilaksanakan di Aula Kantor Wali Nagari setempat.

Ditambahkan, proses pemilihan itu sendiri akan berlangsung hingga 7 Desember 2020 mendatang, dan pendaftaran telah dibuka mulai Rabu (21/10) sampai dengan Sabtu (31/10).

“Untuk informasi lebih lengkapnya, masyarakat bisa mendatangi kantor Wali Nagari Parik dan beberapa tempat umum lainnya untuk melihat pengumuman yang telah kita tempelkan,” imbaunya.

Ditegaskan, proses pemilihan ini tidak ada dipungut biaya sedikitpun. Bahkan kalau ada oknum yang mengatasnamakan panitia untuk meminta sejumlah uang dengan menjanjikan bahwa akan membantu untuk diterima sebagai anggota Bamus, maka diharapkan agar hal itu segera dilaporkan kepada panitia untuk segera diproses sesuai hukum yang berlaku. (rom)