21 April 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

PETAHANA IRFENDI ARBI TAK IKUT PILKADA, Partisipasi Pemilih di Limapuluh Kota Diprediksi Menurun

LIMAPULUAH KOTA, KP – Tidak ikutnya Bupati Petahana Irfendi Arbi maju sebagai calon Bupati pada pesta demokrasi pemilihan Bupati-Wakil Bupati Limapuluh Kota yang akan digelar 9 Desember 2020 mendatang, diprediksi akan berdampak terhadap kesuksesan pelaksanaan Pilkada. Hal itu diungkapkan sejumlah tokoh masyarakat, utamanya masyarakat kalangan bawah yang ada di sejumlah nagari di Kabupaten Limapuluh Kota. 

“Kalau Bupati Petahana Irfendi Arbi tak ikut maju sebagai calon Bupati pada Pilkada 2020, diprediksi partisipasi pemilih untuk kesuksesan Pilkada Limapuluh Kota rendah. Kita tahu, ada ribuan warga yang telah terlanjur menyukai sikap kepemimpinan Irfendi Arbi yang sangat rendah hati, merakyat dan dekat dengan akar rumput, merasa kecewa karena figur pemimpin yang disenanginya tak ikut bertarung pada Pilkada,” sebut Tiar, seorang petani di Lareh Sago Halaban.

Tak hanya Tiar yang menyatakan hal itu, sejumlah tokoh masyarakat di pelosok nagari di kawasan Situjuah, Guguak, Suliki, Bukit Barisan dan Pangkalan juga menyatakan pernyataan yang sama. Bahkan mereka berani mengungkapkan tidak ikutnya petahana Irfendi Arbi pada pada Pilkada 9 Desember mendatang, akan banyak yang golput.

“Saya berani menyatakan, disebabkan rasa kecewa karena Bupati Petahana Irfendi Arbi tak ikut Pilkada, akan berdampak kepada kesuksesan pelaksanaan Pilkada. Artinya, akan banyak warga utamanya kalangan pendukung Irfendi Arbi memilih golput,” ujar Dasril memprediksi.

Sementara dari hasil pantauan KORAN PADANG di daerah lain yang juga melaksanakan Pilkada, semangat dan antusias warganya menyongsong pesta rutin itu menunjukan gairah yang membara. Contohnya Pilkada di Kota Bukittinggi, Solok dan Tanahdatar.

Di samping itu, meski tahapan Pilkada Limapuluh Kota sudah masuk tahap kampanye, namun gairah masyarakat Limapuluh Kota untuk berpartisipasi mensukseskan pesta demokrasi pemilihan Bupati-Wakil Bupati yang akan digelar 9 Desember 2020 mendatang, sepertinya menurun.

“Tidak diketahui dengan jelas, apa yang menjadi penyebab kurang bergairahnya masyarakat Limapuluh Kota untuk menyukseskan pelaksanaan Pilkada yang dilaksanakan saat pandemi Covid-19 ini,” ungkap Zul, warga Guguak berkomentar. (dst)