18 Mei 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

PILKADA BUKITTINGGI, Cawako Ramlan Nurmatias Bantah Isu Penggusuran PKL Pasa Lereang

BUKITTINGGI, KP – Calon Walikota Bukittinggi nomor urut satu H. Ramlan Nurmatias, membantah isu berkembang terkait penggusuran Pedagang Kaki Lima (PKL) Pasa Lereang, apabila ia memenangkan Pilkada tahun 2020. “Tidak benar jika saya akan menggusur para pedagang kaki lima di Pasa Lereang. semua itu fitnah yang sengaja dihembuskan kepada para PKL Pasa Lereang,” ungkap Ramlan Nurmatias menjawab pertanyaan emak -emak pedagang kaki lima Pasa Lereang, usai sosialisasi Paslon nomor urut satu di Pical Sikai, Panorama, Senin (19/10).

Pada sosialisasi yang diadakan Paslon Walikota dan Wakil Walikota Bukittinggi nomor urut satu, Ramlan-Syahrizal di Pical Sikai Panorama tersebut, suasana berjalan aman dan lancar serta dipantau langsung oleh Bawaslu dan diawasi pihak kepolisian. Namun usai sosialisasi, masuklah sekelompok emak-emak yang mengaku PKL di Pasa Lereang. Di mana secara spontan mempertanyakan rencana penggusuran PKL oleh Cawako Ramlan apabila menang dalam Pilkada tahun ini.

Dan secara spontan pula, Cawako Ramlan Nurmatias membantah isu-isu yang berkembang itu. “Tidak benar saya akan menggusur PKL Pasa Lereang, apalagi dikaitkan dengan Pilkada. Isu yang sama juga berkembang pada Pilkada tahun 2015 lalu, nyatanya kan tidak ada penggusuran sampai sekarang,” terangnya.

Untuk itu ia mengimbau kepada masyarakat terutama PKL Pasa Lereang, agar tidak terpancing isu yang berkembang. “Kalau ada yang ragu silahkan tanyakan langsung kepada yang bersangkutan atau kepada kami, kalau isu itu diarahkan untuk kami. Dan kami sangat mengapresiasi para pedagang kaki Lima Pasa Lereang yang sengaja datang ke tempat ini (Pical Sikai tempat Sosialisasi-red) untuk mempertanyakan masalah isu terkait penggusuran PKL Pasa Lereang,” tuturnya.

Sementara itu usai mendengarkan penjelasan Cawako Ramlan Nurmatias, emak-emak PKL Pasa Lereang terlihat merasa lega, karena telah mendapatkan informasi pasti dari yang bersangkutan. Dan pertemuan sosialisasi Pilkada itupun usai sesuai jadwal yang diberikan. (eds)