19 April 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Satgas Covid-19 Tertibkan 196 Pelanggar Perda AKB di Payakumbuh

PAYAKUMBUH, KP – Perda Provinsi Sumbar Nomor 6 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) Dalam Pengendalian dan Pencegahan Covid-19, telah diberlakukan di Kota Payakumbuh sejak Senin (12/10) lalu. Dalam hal penerapan dan penegakan Perda tersebut, Satgas Covid-19 Kota Payakumbuh bersama dengan jajaran TNI, POLRI, dan Pol-PP telah menggelar operasi yustisi selama seminggu. Di mana pada awalnya operasi tersebut dilaksanakan di tugu Adipura Pasar Payakumbuh selama sepekan.

Kepala Satpol PP Kota Payakumbuh, Devitra menyebutkan, ke depannya razia yang dilakukan tidak hanya secara stasioner saja. Ada petugas yang secara mobile berkeliling dengan mobil untuk menindak warga yang masih bandel dan tidak mau menggunakan masker saat keluar rumah.

Devitra juga menambahkan, jadwal razia stasioner tersebut berada di tiga titik meliputi tugu adipura, pelataran parkiran pasar ibuh, dan medan nan bapaneh ngalau. “Sewaktu-waktu jadwal ini bisa berubah-ubah dan ini kami lakukan setiap hari,” katanya.

“Pada pekan kedua ini (19/10), kami temui masih banyak masyarakat belum mematuhi serta mengindahkan aturan Perda ini, masih banyak yang keluar rumah tanpa masker. Untuk itu operasi ini akan terus ditingkatkan. Harapan kami ke depannya masyarakat bisa menaati aturan pemerintah melalui Perda ini, apalagi saat ini kasus positif Covid-19 Kota Payakumbuh meningkat,” ungkapnya menambahkan.

Devitra juga menjelaskan, jumlah pelanggar Perda (tidak memakai masker) yang telah ditertibkan sebanyak 196 orang pelanggar hingga saat Selasa (20/10). Dengan rincian jumlah pelanggar tersebut yakni 25 orang pada Senin (12/10), 25 orang pada Selasa (13/10), 21 orang pada Rabu (14/10), 11 orang pada Kamis (15/10), 4 orang pada Jumat (16/10), 30 orang pada Sabtu (17/10), 47 orang pada Senin (19/10).

Sementara itu, operasi yustisi yang dilakukan di Pelataran Parkir Pasar Ibuh, Selasa (20/10) pukul 9.00 hingga 11.00 WIB, terjaring 33 orang pelanggar protokol kesehatan. Yakni dengan 7 orang membayar denda sebanyak Rp 100.000 dan sisanya 26 orang kerja sosial membersihkan area Taman Ratapan Ibu Kawasan Batang Agam. (dst)