24 Juli 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

KETUA BAZNAS PARIAMAN JAMOHOR: Belum Ada Anggota DPRD yang Salurkan Zakatnya ke Baznas

PARIAMAN, KP – Ketua Baznas Kota PariamanJamohor membantah kabar yang menyebutkan rekening Baznas diblokir oleh Pemko Pariaman. “Hanya saja kita sempat putus komunikasi antara pengurus Baznas yang lama dengan pemerintah daerah. Sebab, kalau tidak ada SK dari Walikota, tentukita tidak bisa kerja,” ujar Jamohorusai pelantikan PAW (Pergantian Antar Waktu) empat orang pimpinan Baznas oleh Plt. Walikota Pariaman Mardison Mahyudin, di Aula Balaikota pada Rabu pagi (20/10).

Ia menduga komunikasi pengurus sebelumnya kurang efektifdan sekarang rekening Baznas sudah aktif dan bisa dibuka kembali. Ia juga menambahkan Baznas nantinya juga akan membentuk UPZ (Unit Pengelola Zakat) sampai ke tingkat desa.

“Orang Pariaman pada umumnya suka berzakat baik melalui masjid ataumenyerahkannya secara pribadi. Namun sekarang lembaga yang bukan zakat tidak bisa lagi memungut zakat seenaknya karena bisa dipidana,” ungkapnya.

Jadi, lanjutnya, melalui pemko Baznas akan bentuk UPZ. Tidak hanya di setiap desa saja, namun juga di lembaga pemerintahan non struktural, seperti di kantor kejaksaan maupun pengadilan. “Sedangkan untuk zakat dari anggota dewan, kita sudah punya peraturan daerah. Jadi kita harap seluruh anggota dewan agar menyalurkan zakatnya ke Baznas,” tuturnya.

Ia menyebut perda itu dibuat oleh dewan. “Jadi yang membuat perda tentunya harus bertanggung jawab, kan begitu,” terangnya.

Namun kenyataannya, kata dia, sejak Perda dikeluarkan belum ada anggota dewan yang menyalurkan zakatnya melalui Baznas. “Padahal sudah berkali-kali kita melakukan komunikasi dan audiensi dan sampai saat ini, kita masih mengharapkan wakil rakyat Kota Pariaman menyalurkan zakatnya melalui Baznas,” tutupnya. (war)