Pilkada Bukittinggi, Hanya Empat Calon Kepala Daerah Miliki Hak Pilih

admin

BUKITTINGGI, KP – Dari enam orang calon Walikota dan Wakil Walikota Bukittinggi, hanya empat orang yang memiliki hak pilih di Kota Bukittinggi atau tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Bukittinggi. Dua orang di antaranya memilih di luar Kota Bukittinggi.

Benny Aziz selaku Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia KPU Bukittinggi menyebutkan, dari tiga pasang calon Walikota dan Wakil Walikota Bukiittinggi, hanya 4 orang yang memilih atau punya hak pilih di Kota Bukittinggi. Sedangkan dua orang lagi memiliki hak pilih di luar Bukittinggi.

“Untuk tiga calon Walikota, yakni H. Ramlan Nurmatias, H. Erman Safar dan H. Irwandi tercatat memiliki hak pilih di Kota Bukittinggi. Di mana H. Ramlan Nurmatias memiliki KTP beralamat di Kelurahan Belakang Balok. H. Erman Safar di Sawah Paduan, Kelurahan Pakan Kurai dan H. Irwandi ber KTP Kelurahan Kayu Kubu,” ujarnya.

Kemudian lanjutnya, untuk tiga calon Wakil Walikota, yakni H. Syahrizal, H. Marpendi dan David Chalik, hanya H. Syahrizal yang memiliki hak pilih di Bukittinggi. Karena memiliki KTP Bukittinggi yang beralamat di Kelurahan Puhun Pintu Kabun. Sedangkan untuk H. Marpendi beralamat di Kota Padang dan David Chalik memiliki KTP Jakarta.

“Artinya, dari tiga pasang calon Walikota Bukittinggi sebagai peserta Pilkada Serentak tahun 2020 untuk Kota Bukittinggi, hanya pasangan H. Ramlan-H. Syahrizal yang memiliki hak pilih atau tercatat dalam DPT Kota Bukittinggi. Sementara untuk pasangan H. Erman Safar-H. Marpendi dan pasangan H. Irwandi-David Chalik, hanya H.Erman Safar dan H.Irwandi yang tercatat dalam DPT. Sedangkan H. Marpendi dan David Chalik tidak tercatat dalam DPT Bukittinggi,” terangnya. (eds)

Next Post

Ratusan Mahasiswa Pasaman Kembali Gelar Unjuk Rasa Tolak UU Cipta Kerja

LUBUKSIKAPING, KP – Ratusan mahasiswa di Kabupaten Pasaman yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pasaman Bergerak (AMPB) kembali melakukan unjuk rasa jilid II di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Selasa (20/10). Salah satu korlap Mahasiswa, Zulkarnain mengatakan, aksi unjuk rasa jilid II tersebut dilakukan atas keterlambatan pihak DPRD […]