18 Mei 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

HARI SANTRI NASIONAL KE-VI, Wako Fadly Minta Santri Berperan Sampaikan Dampak Covid-19

PADANGPANJANG, KP – Upacara Hari Santri Nasional ke-VI Tahun 2020 Kota Padangpanjang diperingati di Pondok Pesantren Muhammadiyah Kauman (MAKMM), Kamis (22/10). Acara tersebut diikuti santri Madrasah Aliyah dan Tsanawiyah. Bertindak sebagai inspektur upacara, Walikota Padangpanjang H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano. Upacara yang dihadiri Forkopimda, sejumlah pejabat Pemko Padangpanjang, kepala sekolah dan majelis guru tersebut berlangsung khidmat.

Walikota Padangpanjang, Fadly Amran saat membacakan amanat Menteri Agama RI Fachrul Razi menyampaikan, Hari Santri tahun ini secara khusus mengusung tema “Santri Sehat Indonesia Kuat”. Tema tersebut merupakan jawaban dalam mendorong kemandirian dan kekhasan pesantren. “Saya yakin jika santri dan keluarga besar pesantren sehat, bisa melewati pandemi Covid-19 dengan baik, Insya Allah Negara kita akan sehat dan kuat,” ujarnya.

Dikatakannya. keseharian dan pola komunikasi santri yang terbiasa tidak berjarak adalah komunikasi yang islami, unik dan khas. Namun di masa pandemi, hal itu rentan terhadap penularan Covid-19. “Akan tetapi tidak dapat dipungkiri pengalaman beberapa pesantren yang berhasil melakukan upaya pencegahan, pengendalian dan penanganan dampak Pandemi Covid-19 menjadi bukti nyata pesantren memiliki kemampuan di tengah berbagai keterbatasan fasilitas yang dimilikinya,” katanya.

Modal utamanya kata dia, adalah tradisi kedisiplinan yang diajarkan kepada para santri, keteladanan dan sikap kehati-hatian kiai dan pimpinan pesantren. Karena mereka tetap mengutamakan keselamatan santrinya dibanding yang lain.

Walikota Fadly Amran menyampaikan, para santri diharapkan menjadi garda terdepan pemberi informasi valid tentang Covid-19. “Jangan sampai menjadi pemberi informasi hoaks. Sebarkan kepada masyarakat bahaya dan dampak sosial Covid-19 ini,” kata Wako. 

Di akhir acara, sejumlah santri di MAKMM memperagakan atraksi seni bela diri Tapak Suci khas pesantren tersebut. (sup)