29 Juli 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Setetes Darah Adalah Nyawa Bagi Orang Lain

PADANGARO, KP – Pjs Bupati Solok Selatan (Solsel) diwakili Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Fidel Efendi, membuka orientasi dan pelatihan pengurus Palang Merah Indonesia (PMI), Kepala Markas, Staf dan relawan PMI di objek wisata Camintoran, di Kecamatan Sangir.

“Kepiawaian PMI sangat diharapkan melalui jaringannya, setetes darah merupakan sejuta harapan bagi mereka yang membutuhkan. Saat ini kekurangan darah tidak hanya akibat bencana, tapi karena tindakan medis,” ujar Fidel Efendi, Kamis (22/10).

Dia menjelaskan, letak geografis kabupaten itu menyebabkan daerah tersebut rawan bencana. Tentunya sebagai daerah rawan, harus selalu siap dan memiliki stok. Sementara dalam kondisi seperti itu, fasilitas kesehatan sering kekurangan darah dan PMI berperan untuk mengakomodir. “Kekurangan darah bukan hanya karena bencana, tapi karena tindakan medis. Untuk mengakomodir itu, kepiawaian PMI tentu sangat berperan,” katanya.

Di samping itu pihaknya dari Pemerintah Daerah sangat mengapresiasi, karena dilaksanakan orientasi bagi peserta dan pelatihan pengurus Palang Merah Indonesia (PMI), Kepala Markas,  staf dan relawan PMI. Di mana hal itu sebenarnya adalah tugas pemerintah untuk melaksanakannya. “Namun ini dilaksanakan oleh PMI, kegiatan ini sangat besar artinya bagi daerah. Di mana organisasi ini adalah organisasi sosial dan amal,” jelasnya.

Sementara itu Plt Ketua PMI Solsel yang juga sekretaris PMI, Hapison mengatakan, pihaknya baru di organisasi tersebut karena mengganti Sekretaris lama yang telah ‘berpulang’. “Penggantian Sekretaris karena Sekretaris terdahulu telah meninggal dunia. Sehingga saya yang menjabat setelah ditunjuk,” ungkapnya.

Dia menyebutkan, di saat bencana terjadi, PMI sangat pro aktif, sehingga mampu mengatasi kesulitan masyarakat saat terjadi bencana. “Sebagai organisasi, kami siap mengisi kekurangan darah di fasilitas kesehatan, dan itu sudah menjadi tugas bagi kami,” sebutnya.

Sedangkan Kepala Markas PMI Provinsi Sumatra Barat, Hidayatul Irwan menyebutkan, PMI Solsel sudah mampu berbuat untuk daerah, ke depannya diharapkan bisa memberi andil untuk daerah tetangga. Solsel sendiri adalah daerah rawan bencana, keberadaannya sangat dibutuhkan. Diharapkan adanya upaya kesiapsiagaan jika terjadi bencana.

Kemudian ia juga mengatakan akan bekerjasama dengan pemerintah daerah setempat dan mengucapan terima kasih atas perhatian pemerintah kepada PMI. “Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada pemerintah daerah, atas kepeduliannya kepada PMI,” pungkasnya.

Selain itu turut hadir pada kegiatan tersebut, pengurus PMI Solsel, Ketua pelaksana kegiatan Nofrianto dan para relawan. (bus)