18 April 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Wali Nagari Tarung-Tarung Minta Masyarakat Patuhi Perda AKB

LUBUKSIKAPING, KP – Wali Nagari Tarung-Tarung Asparuddin, mengimbau warga tetap mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 saat ini. Ditambah pula dengan diterbitkannya Perda Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) oleh Pemerintah Provinsi Sumatra Barat. 

“Perda Nomor 6 Tahun 2020 tentang AKB Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 mulai diberlakukan, Jumat (9/10). Untuk itu saya mengimbau warga patuhi Perda tersebut,” ujar Asparuddin, Kamis (22/10) kemarin.

Asparuddin mengatakan, Perda AKB memuat sejumlah aturan dan juga sanksi-sanksi pelanggar protokol kesehatan Covid-19. Pihaknya pun menyambut baik pemberlakuan Perda AKB di tengah rendahnya kesadaran warga terhadap penularan virus tersebut. “Perda ini sudah resmi diberlakukan. Ingat, ada sanksi bagi pelanggar. Agar warga tidak terkena sanksi dari Perda AKB, saya meminta seluruh warga di Nagari Tarung-Tarung mematuhi aturan tersebut,” harapnya.

Dijelaskannya, sebagaimana diketahui, sesuai aturan dalam Perda Provinsi Sumatra Barat Nomor 6 Tahun 2020, disebutkan bagi pelanggar protokol kesehatan akan dikenakan sanksi secara bertingkat. Sanksi itu meliputi sanksi sosial, denda dan kurungan. “Sanksinya ada juga berupa denda sebesar Rp250 ribu hingga kurungan selama dua hari. Hal ini untuk menimbulkan efek jera bagi pelanggar protokol kesehatan Covid-19,” imbuhnya.

Dia mengungkapkan, pihaknya terus melakukan sosialisasi Perda baru AKB itu kepada masyarakat. Dengan harapan, masyarakat semakin peduli memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak guna mencegah penyebaran Covid-19. “Kepatuhan pada protokol kesehatan dengan 3M, menjadi cara terbaik untuk terhindar dari penularan virus,” tutupnya. (nst)