28 Juli 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Oktober, Tanahdatar Raih 4 Prestasi Prestisius Nasional

BATUSANGKAR, KP – Dua pekan terakhir di bulan Oktober, Kabupaten Tanahdatar meraih berbagai prestasi dan penghargaan nasional dari berbagai bidang pembangunan. Tercatat ada 4 prestasi Luhak Nan Tuo yang dipersembahkan untuk masyarakat Tanahdatar. Tiga di antaranya diraih dalam dua hari bersamaan.

Plakat WTP Lima Tahun Berturut-turut dari Menteri Keuangan dan TPID Award dari Menko Bidang Perekonomian, diterima Kamis (22/10), Penghargaan Sertifikat Proklim dari Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup sehari setelahnya, dan tidak kalah membanggakan ditetapkannya Atraksi Pacu Jawi sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) milik Kabupaten Tanahdatar oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada tanggal 9 Oktober.

Pjs. Bupati Tanahdatar Erman Rahman menyebutini merupakan hasil kerja keras pemerintah dan masyarakat Kabupaten Tanahdatar yang tidak henti- hentinya menuai prestasi. Lebih lanjut Erman Rahman yang juga Kepala BPBD Sumbar inimengungkapkan rasa syukur dan bahagianya karena marwah Tanahdatar semakin terangkat di kancah nasional sebagai daerah yang patut diperhitungkan.

“Alhamdulillah, prestasi ini dipersembahkan untuk masyarakat Tanahdatar sebagai wujud pencapaian visi misi mewujudkan Tanahdatar yang madani, berbudaya dan sejahtera dalam nilai-nilai Adat Basandi Syara’ Syara’ Basandi Kitabullah,” tegas Erman.

Selaku penjabat sementara yang punya tugas utama mengantarkan pilkada Tanahdatar berjalan sukses dan lancar, Erman menyebutkan rangkaian prestasi tidaklah kerja instan dan individual.

“Semua prestasi ini, buah kerja keras seluruh pihak dalam satu tahun terakhir. Layak kiranya kita persembahkan buat kepemimpinan Almarhum Bupati Irdinansyah Tarmizi dan Wakil Bupati Zuldafri Darma. Kita domenjadi amal jariyah buat beliau,” sampai Erman.

Atas nama pemerintah daerah, Erman menyampaikan ucapan terimakasih kepada DPRD, Forkompinda, Perangkat Daerah, Wali Nagari, Perantau dan seluruh unsur masyarakat.

Khusus penghargaan pacu jawi, ia mengucapkan terimakasih kepada tim khususnya Dr. (Cand) Irwan Malin Basa, M.Pd sebagai maestro yang memperjuangkan atraksi pacu jawisebagai Warisan Budaya Tak Benda (WTB) milik Kabupaten Tanahdatar.

Untuk Plakat WTP yang diterima dari Menteri Keuangan sebagai daerah penerima opini WTP dari BPK RI atas pemeriksaan Laporan Keuangan Daerah lima tahun berturut-turut , semakin menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Tanahdatar meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah secara transparan dan akuntabel.

Sebagaimana diketahui Tanahdatar sudah memperoleh opini WTP dari BPK RI Perwakilan Sumatera Barat untuk ke-9 kalinya. Opinipertama diraih pada tahun 2009 dandapat dipertahankan untuk kedelapan kalinya secara berturut-turut dari2012, 2013, 2014, 2015, 2016, 2017, 2018 dan 2019.

Upaya pengendalian inflasi di Tanahdatar juga mendapat apresiasi, untuk pertama kalinya Luhak Nan Tuo mendapat TPID (Tim Pengendalian Inflasi Daerah) Award dari Menko Bidang Perekonomian.

Kabupaten Tanahdatar terpilih sebagai nominasi I Kabupaten Berprestasi Kategori Pengukuran Kinerja TPID bagi Kabupaten Non IHK (Indeks Harga Konsumen) Wilayah Sumatera. Sementara Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara sebagai juaranya dan Kabupaten Tebing Tinggi sebagai Nominasi II. Kategori Provinsi wilayah Sumatera, Sumatera Barat lah juaranya.

Tanahdatar mendapat TPID Award atas kinerja TPID dalam mengendalikan inflasi tahun 2019, di mana TPID sudah menyusun roadmap pengendalian inflasi meliputi Strategi 4K (Keterjangkauan harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi dan Komunikasi Efektif) dan program unggulan yang dilaksanakan oleh TPID telah berhasil mengendalikan inflasi. Program kerja unggulan TPID adalah GERTAK BABE DI SALIBU (GERakan TAnam Komoditi BAwang merah, caBE merah dan paDi SALIBU).

Program ini dinilai berdampak strategis dalam menjaga ketersediaan pasokan bawang merah, cabe merah dan beras, selain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Tanahdatar juga kabupaten/kota lainnya, sehingga program unggulan ini berkontribusi signifikan dalam pengendalian inflasi daerah. Atas prestasi ini akan diberikan Dana Insentif Daerah (DID).

Selanjutnya diterimanya Penghargaan Sertifikat Proklim Utama tahun 2020 untuk Jorong Pagu-Pagu Nagari Pandai Sikek Kecamatan X Koto dan Jorong Baringin Nagari Batu Taba Kecamatan Batipuh Selatan .

Selain itu, Bupati Tanahdatar mendapatkan Penghargaan Apresiasi Pembinaan Proklim tahun 2020, apresiasi tersebut diberikan kepada pemerintah daerah yang telah menetapkan kebijakan serta secara aktif melaksanakan pembinaan dan pendampingan untuk mendukung pelaksanaan Program Kampung Iklim (PROKLIM) di wilayah setempat yang menjadi kontribusi pemerintah daerah dalam upaya pengendalian perubahan iklim.

Terakhir, atraksi pacu jawi peraih Juara II Atraksi Budaya Terpopuler Anugerah Pesona Indonesia dari Kementerian Pariwisata RI pada tahun 2018 dan sudah dikenal di dunia internasional, diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) milik Kabupaten Tanahdatar. Ditetapkan melalui sidang pleno Tim Ahli Cagar Budaya Nasional.

Dijelaskan awalnya proses pengajuan ini harus dilengkapi dengan seluruh data terkait Pacu Jawi. Mulai dari sejarah, filosofi, nilai nilai serta seluruh seluk beluk Pacu Jawi dikumpulkan dan dilengkapi dengan dokumentasi foto dan video. Dilakukan penelitian. Kemudian dituliskan dalam bentuk narasi serta format format yang sudah ditetapkan oleh Kemendikbud RI.

Kegiatan ini disponsori oleh Dikbud Provinsi Sumatera Barat dan Dikbud Tanahdatar. Untuk melakukan kajian tersebut Tim Pengusul menunjuk seorang Maestro yang mengetahui seluk Pacu Jawi yaitu Dr (Cand) Irwan Malin Basa, M.Pd yang merupakan dosen IAIN Batusangkar dan peneliti kebudayaan. (nas/adv)