24 Juli 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Disperindagkop UMKM Pariaman Adakan Pelatihan Bagi Pedagang Kuliner

PARIAMAN, KP – Diskoperindagkop dan UMKM Pariaman adakan pelatihan bagi pedagang kuliner yang berada di Pantai Talao Pauh selama tiga hari (26-28/10), bertempat di Aula SMKN 2 Pariaman.

Kadis Koperindagkop, Gusniyetti Zaunit mengatakan, jumlah peserta yang diberi pelatihan sebanyak 30 orang dengan tujuan mengubah pola dan kebiasaan para pedagang yang biasa dilakukan dalam berjualan. “Pertama dari sisi keanekaragaman kulinernya, seperti kerupuk kuah sate, kelapa muda. Kita coba mengangkat ini, karena jenis kuliner Pariaman itu banyak. Kemudian ada juga nasi sala, minuman cendol dan lainnya,” ujarnya.

Dikatakannya, wisatawan yang datang berkunjung ke Talao Pauh akan mendapatkan berjenis makanan dan kuliner. “Makanya perlu dilakukan pelatihan bagi pedagang kuliner ini. Baik dari segi penyajian dan higienisnya, karena jelas pengunjung yang datang tentu menilai juga lingkungan tempat berjualan, pelayanan serta kenyamanan pelanggan,” ulasnya.

Di samping itu kata dia, yang perlu diperhatikan adalah daftar harga. “Nantinya kami akan buat kelompok pedagang ini, supaya memiliki menu dan daftar harga. Ini menjadi catatan penting, jangan sampai pengunjung yang datang kecewa terhadap harga nantinya, sehingga mereka tidak mau lagi datang,” ungkapnya.

Jadi lanjutnya, salah satu ketentuan untuk pedagang yakni wajib membuat daftar menu dan harga kuliner yang dijual pada pengunjung. “Sehingga pengunjung tidak merasa kecewa, karena sebelum belanja mereka sudah bisa mengukur isi kantongnya untuk membeli kuliner dan minuman yang disajikan,” paparnya.

Sehingga ke depannya, kawasan Talao Pauh bisa dijadikan contoh untuk kawasan wisata lain di Kota Pariaman supaya bisa lebih rapi, higienis dan membuat nyaman wisatawan. Sedangkan untuk fasilitas pedagang jelasnya, Diskoperindag telah menyiapkan 10 unit dan dianggarkan perubahan ditambah lagi 10 unit, dibantu juga melalui proposal ke Bank Nagari melalui dana CSR sehingga seluruh pedagang di Pantai Talao Pauh mendapatkan fasilitas. Ia menambahkan, kegiatan pelatihan tersebut bersumberkan dari dana Kementerian Koperasi melalui Dana DAK, dengan 6 kali pelatihan bagi UMKM senilai Rp 417 juta.

Sementara itu Plt Walikota Pariaman, Mardison Mahyuddin usai membuka kegiatan mengatakan, pelatihan bagi pedagang kuliner tersebut bertujuan meningkatkan SDM (Sumber Daya Manusia) bagi para pedagang dan menggali potensi kuliner yang belum muncul. Selain itu juga untuk menggali berbagai jenis kuliner yang tidak tergali selama ini. “Ketika zaman nenek moyang kita dulu Pariaman terkenal dengan segudang kuliner. Nah salah satunya tujuan diadakan pelatihan ini oleh Koperindagkop, untuk memberikan ilmu pada pedagang supaya bermacam ragam makanan tadi dapat muncul kembali,” ulasnya.

Pihaknya yakin, dengan pelatihan itu para pedagang akan meningkatkan kualitas makanannya baik kesehatan, nilai gizi maupun keamanan untuk dikonsumsi. “Kemudian supaya seluruh lapisan masyarakat tahu bahwa kuliner itu memang ada, maka promosi juga penting dilakukan, dibarengi dengan harga yang sepadan disertai pelayanan pada konsumen,” tutupnya. (war)