14 April 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Jatuh di Kelok 9, Mahasiswa asal Padangpariaman Tewas – Polisi Duga Bunuh Diri

LIMAPULUH KOTA, KP – Seorang pria berstatus mahasiswa berinisial RR (25 tahun) tewas setelah jatuh ke jurang sedalam 50 meter di fly over Kelok 9, Kabupaten Limapuluh Kota, Minggu sore (25/10) sekitar pukul 17.00 WIB. Korban diketahui berasal dari Korong Lantak Mingkudu, Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padangpariaman.

Kasat Reskrim Polres Limapuluh KotaAKP Nofrizal Chan, Senin (26/10), mengatakan berdasarkan keterangan yang dihimpun dari sejumlah saksi, korban sempat datang ke salah satu warung yang berada di kawasan Kelok 9. Saat itu korban membeli sebatang rokok dan kepada pemilik warung ia sempat menjelaskan bahwa dirinya merupakan mahasiswa.

Berselang 30 menit kemudian, korban terlihat berjalan menuju fly over Kelok 9. Saksi menuturkan korban berjalan di depan sebuah warung sambil memukul kepala berulang-ulang kali. Kemudian korban sempat duduk di sebuah pembatas jalan yang berada di fly over itu sambil merokok.

“Setelah itu, saksi tidak lagi melihat korban di tempat awal korban duduk. Beberapa saat kemudian saksi melihat melihat ke bawah fly over kelok 9 dan melihat korban tergeletak,” kata AKP Nofrizal Chan.

Menurutnya Polres Limapuluh Kota telah berkoordinasi dengan Polresta Padangpariaman untuk memberi tahu keluarga korban. Dari hasil penelusuran, ternyata korban telah hilang kontak dengan keluarganya sejak 23 Oktober 2020 lalu. Hal ini juga telah dikonfirmasi pihak kepolisian kepada kakak Ipar korban bernama Riki Kamelia (41 tahun).

“Kakak Ipar korban menjelaskan bahwa sebelumnya korban mengalami depresi karena mengalami pecah kongsi dagang dan mengalami kerugian. Terakhir kali korban berkata bahwa dia ingin pulang ke Padangpariaman dari Kabupaten Siak menggunakan mobil travel,” tutur AKP Nofrizal Chan dikutip Langgam.id.

Adik kandung korban sudah menjemput jenazah korban di RSUD Adnan WD dan memastikan bahwa korban adalah kakak kandungnya. Dari keterangan saksi-saksi yang dihimpun, pihak kepolisian menyimpulkankorban diduga melakukan upaya bunuh diri. (lgm)

LIMAPULUH KOTA, KP – Seorang pria berstatus mahasiswa berinisial RR (25 tahun) tewas setelah jatuh ke jurang sedalam 50 meter di fly over Kelok 9, Kabupaten Limapuluh Kota, Minggu sore (25/10) sekitar pukul 17.00 WIB. Korban diketahui berasal dari Korong Lantak Mingkudu, Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padangpariaman.

Kasat Reskrim Polres Limapuluh KotaAKP Nofrizal Chan, Senin (26/10), mengatakan berdasarkan keterangan yang dihimpun dari sejumlah saksi, korban sempat datang ke salah satu warung yang berada di kawasan Kelok 9. Saat itu korban membeli sebatang rokok dan kepada pemilik warung ia sempat menjelaskan bahwa dirinya merupakan mahasiswa.

Berselang 30 menit kemudian, korban terlihat berjalan menuju fly over Kelok 9. Saksi menuturkan korban berjalan di depan sebuah warung sambil memukul kepala berulang-ulang kali. Kemudian korban sempat duduk di sebuah pembatas jalan yang berada di fly over itu sambil merokok.

“Setelah itu, saksi tidak lagi melihat korban di tempat awal korban duduk. Beberapa saat kemudian saksi melihat melihat ke bawah fly over kelok 9 dan melihat korban tergeletak,” kata AKP Nofrizal Chan.

Menurutnya Polres Limapuluh Kota telah berkoordinasi dengan Polresta Padangpariaman untuk memberi tahu keluarga korban. Dari hasil penelusuran, ternyata korban telah hilang kontak dengan keluarganya sejak 23 Oktober 2020 lalu. Hal ini juga telah dikonfirmasi pihak kepolisian kepada kakak Ipar korban bernama Riki Kamelia (41 tahun).

“Kakak Ipar korban menjelaskan bahwa sebelumnya korban mengalami depresi karena mengalami pecah kongsi dagang dan mengalami kerugian. Terakhir kali korban berkata bahwa dia ingin pulang ke Padangpariaman dari Kabupaten Siak menggunakan mobil travel,” tutur AKP Nofrizal Chan dikutip Langgam.id.

Adik kandung korban sudah menjemput jenazah korban di RSUD Adnan WD dan memastikan bahwa korban adalah kakak kandungnya. Dari keterangan saksi-saksi yang dihimpun, pihak kepolisian menyimpulkankorban diduga melakukan upaya bunuh diri. (lgm)