24 Juli 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Kantor PWI Dirusak OTK

PAYAKUMBUH, KP – Puluhan wartawan yang tergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota membuat laporan ke Polres Payakumbuh terkait perusakan terhadap markas para kulitinta yang betugas di Luak Limopuluah itu.

Ketua PWI Payakumbuh/Limapuluh Kota Yusrizal didampingi sejumlah pengurus mengatakan pihaknya membuat laporan pengaduan ke polisi Jumat (30/10) atas terjadinya aksi perusakan terhadap kantor PWI yang berada di komplek eks kantor Dinas Pertanian Pemko Payakumbuh dan eks kantor Dinas Pertanian Pemkab Limapuluh Kota, di Jalan Ade Suriani Kota Payakumbuh itu.

Diungkapkan Yusrizal aksi perusakan kantor PWI tersebut diketahui saat salah seorang anggota sekaligus pengurus PWI Cabang Payakumbuh-Limapuluh Kota, Nahar Sago, datang ke kantor PWI Kamis (29/10) sekira pukul 09.00 WIB.

Nahar Sago terkejut ketika melihat ruang bagian belakang telah dirusak dengan cara ditimbuni pasir kerekel dan rumput. Selain itu, kaca lemari dipecah dan spanduk yang dipajang dan berfungsi sebagai merek sekretariat PWI telah diturunkan. Spanduk itupun telah dicabik-cabik.

Yusrizal mengaku tidak bisa mereka-reka kenapa kantor PWI tersebut dirusak oleh Orang Tak Dikenal (OTK). Ia juga tidak yakin jika ada pihak merasa tidak senang karena pemberitaan yang ditulis wartawan. Sebab, sejauh ini pemberitaan yang dilansir wartawan daerah itu sebagian besar adalah berita pembangunan. Kalau pun ada yang membuat berita kontrol sosial, berita tersebut juga tidak tendensius dan selalu berimbang karena mengedepankan kode etik jurnalistik.

“Karena pengrusakan kantor PWI ini sudah merusak nama baik dan marwah insan pers, khususnya wartawan yang bertugas di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota, kita berharap Polres Payakumbuh segera mengusut dan mengungkap pelaku, dalang, dan motif perusakan ini,” pungkas Yusrizal.

SEJARAH TANAH TEMPAT KANTOR PWI BERDIRI

Keberadaan kantor PWI Cabang Payakumbuh-Limapuluh Kota yang berada di eks kantor Dinas Pertanian Payakumbuh, Jalan Ade Irma Sutyani, Kota Payakumbuh itu pada hakekatnya meminjam kepada Pemko Payakumbuh.

Tanah eks kantor Dinas Pertanian Kota Payakumbuh yang satu komplek dengan eks kantor Dinas Pertanian Kabupaten Limapuluh Kota itu awalnya aset Dinas Pertanian Provinsi Sumatra Barat. Kabarnya, tanah itu telah dihibahkan kepada Pemko Payakumbuh. Oleh Walikota Payakumbuh Riza Falepi, tanah tersebut kemudian dihibahkan kepada pihak Kejaksaan Negeri Payakumbuh.

Sejak terjadinya peralihan hak kepemilikan dari Pemko Payakumbuh kepada pihak Kejaksaan Negeri Payakumbuh, di lokasi tersebut telah dipasang palang pemberitahuan bertuliskan ‘Dilarang Masuk, Tanah ini Milik Kejaksaaan Republik Indonesia Cq. Kejaksaaan Negeri Payakumbuh’.

Namun, hingga peristiwa perusakan kantor PWI Cabang Payakumbuh- Limapuluh Kota tersebut terjadi, belum ada tanda-tanda tanah yang telah dihibahkan kepada pihak Kejari Payakumbuh itu akan dibangun. Bahkan, beberapa bangunan yang ada di atas tanah tersebut, seperti kantor PWI dan beberapa unit bangunan lainnya yang dijadikan tempat tinggal termasuk warung sampai saat ini masih ditempati dan belum ada tanda-tanda akan digusur. (dst)