28 Juli 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Sumbar Butuh ‘Gubernur Gunung’

SUMATRA Barat punya banyak gunung. Namun pegunungan itu belum diperhatikan secara maksimal. Sehingga,muncul beragam problema dari selingkaran gunung tersebut. Seperti pembalakan liar.

Lembaga pemerintahan sepertinya belum begitu berdaya dalam menertibkan beragam problema yang berkaitan dengan pelestarian kawasan pegunungan di Sumbar. Lihatlah Gunung Singgalang yang leluasa ‘digunduli’ masyarakat. Begitu juga Gunung Merapi, sama memprihatinkannya. Tidak ketinggalan Gunung Talamau dan Gunung Pasaman, problemanya itu juga.

Rata-rata antara tanaman rimba dengan lahan garapan penduduk tak begitu kentara lagi bedanya di pegunungan yang ada di Sumbar. Kalau dibiarkan terus-menerus suatu saat nanti seluruh gunung di Sumbar tak ada lagi ditumbuhi pohon kayu besar karena dibabat terus menerus.

Gunung Sagodi Kawasan Limapuluh Kota-Tanadatar kini tak seberapa lagi rimbanya. Tinggal padang rumputnya saja. Kawasan Gunung Sago juga sudah jadi lokasi pengembangan peternakan sapi sejak zaman penjajahan dulujadi sampai sekarang. Lain lagi Gunung Talang yang kawasannya subur untuk bisnis beragam sayuran. Sama dengan Merapi, Singgalang, dan Kerinci. Khusus Gunung Kerinci masih ternama dengan hutan lindungnya. Namun, petani atau penduduk setempat juga tak begitu sejahtera dengan keberadaan hutan lindung disana.

Problema hutan lindung kawasan Gunung Kerinci ini cukup dimaklumi CagubNasrul Abit saat berkunjung ke daerah itu baru-baru ini, seperti diberitakan KORAN PADANG terbitan Selasa (27/10).

Bagaimanapun juga, kesejahteraan warga yang bermukim di kawasan Gunung Pasaman, Talamau, Singgalang, Tandikek, Merapi, Kerinci, Sago, Talang, Gunung Bungsu, Gunung Sanggul, dan Gunung Mas baiknya sama-sama diperhatikan oleh gubernur terpilih nantinya. Kalau benar-benar serius melaksanakan program kesejahteraan warga kawasan seluruhpegunungan di Sumbar, bukan tak mungkin dalam tempo lima tahun hidup mereka akan sejahtera. Gubernur pencetus gerakan ini bisa jadi akan dipilih lagi pada periode berikutnya oleh rakyat kawasan pegunungan yang sudah sejahtera tersebut.

Insya Allah, penduduk penghuni tetap 10 gunung tersebar di Sumbar punya masa depan lebih baik, kalau gubernur pilihan rakyat serius mengubah warganya ke kehidupan yang lebih baik. *