86 Pejabat Fungsional Guru di Lingkup Pemkab Tanahdatar Dilantik

BATUSANGKAR, KP – Pandemi Covid-19 memberikan tantangan tersendiri kepada Jabatan Fungsional Guru saat ini, karena mengharuskan untuk terus mengasah dan meningkatkan ilmu serta mengikuti perkembangan teknologi informasi.


“Covid-19 menjadikan proses belajar mengajar tidak bisa dilaksanakan tatap muka namun dengan sistem Online atau Daring. Karenanya para guru harus selalu meningkatkan wawasan keilmuan dan mengikuti perkembangan teknologi untuk mendukung pelaksanaan PBM itu,” kata Bupati diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM dr. Ermon Revlin, saat pelantikan dan pengambilan sumpah atau janji Pejabat Fungsional di Lingkup Pemkab Tanahdatar, Kamis (8/10) di aula Dinas Pendidikan.

Turut hadir pada kesempatan itu Kepala BKPSDM Jasrinaldi, Kadis Pendidikan Riswandi serta undangan lainnya.


Dikatakannya, jabatan fungsional menjadikan seorang PNS lebih profesional dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai tenaga pendidik bagi generasi muda penerus bangsa. “Kualitas Ilmu, keterampilan dan perilaku menjadi elemen utama yang hendaknya dimiliki sebagai pejabat fungsional guru, karena akan mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik usia dini, pendidikan dasar dan menengah,” ujarnya.


Di akhir penyampaiannya, Ermon menyampaikan selamat kepada 86 pejabat fungsional guru yang dilantik dan diambil sumpahnya. “Selamat atas pelantikannya, kembangkan diri, gali informasi tentang sistem dan bekerja profesional menjadikan pendidikan Tanahdatar lebih baik lagi. Jadilah guru yang menjadi suri tauladan di lingkungan masyarakat dan lingkungan kerja masing-masing,” tukasnya. (nas)

Next Post

Pemerintah Nagari Diimbau Perhatikan Penggunaan Dana Desa Dalam Masa Pandemi

Kam Okt 8 , 2020
BATUSANGKAR, KP – Penjabat sementara (Pjs) Bupati Tanahdatar Erman Rahman, mengimbau pemerintah nagari untuk memperhatikan penggunaan dana desa dalam masa pandemi Covid-19. Di mana penggunaan dana desa untuk sementara waktu mengurangi pembangunan fisik dan mengutamakan perawatan. “Penggunaan alokasi dana desa mohon dicermati dalam masa pandemi. Untuk sementara kurangi dulu pembangunan […]