Deklarasi Kampanye Damai yang Diadakan KPU Bukittinggi Hanya Dihadiri Dua Paslon

BUKITTINGGI, KP – Deklarasi kampanye damai dan deklarasi penandatanganan pakta integritas penetapan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19 yang diadakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bukittinggi di Grand Royal Denai, Rabu (14/10). hanya dihadiri dua pasangan calon (paslon) dari tiga paslon peserta Pilkada Kota Bukittinggi tahun 2020. Kedua paslon yang menghadiri deklarasi tersebut, yakni paslon nomor urut 1 H. M. Ramlan Nurmatias-Syahrizal dan paslon nomor urut 3 H.Irwandi-David Chalik. Sementara, paslon nomor urut 2 H. Erman Safar-H. Marfendi tidak hadir.

Ketua KPU Bukittinggi, Heldo Aura dalam sambuatnnya menyebutkan, saat ini, sudah banyak dilaksanakan kampanye pasangan calon. Kampanye sudah dimulai sejak 26 September. “Melalui deklarasi kampanye damai ini kita ciptakan Pilkada badunsanak. Kita dari KPU ingin kampanye Pilkada di Bukittinggi aman dan nyaman. Deklarasi kampanye damai untuk menciptakan komitmen bersama agar pemilu aman dan damai,” ujarnya.

Kemudian jelasnya, untuk mewujudkan Bukittinggi yang kondusif, Pilkada serentak tidak boleh berujung kerusuhan dan perpecahan. Pemilu aman dan damai akan terwujud dengan adanya edukasi paslon kepada masyarakat. “Hargai perbedaan, hindari kecurangan dan perpecahan. Paslon juga diharapkan tidak lakukan politisasi sara, tidak sebarkan hoaks dan tidak lakukan politik uang. Semoga kampanye ini dapat pula meningkatkan partisipasi pemilih di Bukittinggi,” tegasnya.

Sedangkan Kapolres Bukittinggi, AKBP Dody Prawiranegara mengharapkan deklarasi itu dilaksanakan secara konsekuen dan konsisten. “Di samping itu, kampanye tetap harus memperhatikan dan menerapkan protokol kesehatan. Polres Bukittinggi siap mengawal seluruh tahapan Pilkada 2020 di Bukittinggi bersama TNI,” ujarnya. 

Sementara Pjs Walikota Bukittinggi, Zaenuddin menyebutkan, Pemko Bukittinggi yakin seluruh paslon dapat mematuhi protokol kesehatan Covid-19 serta mewujudkan kampanye damai. “Ketiga paslon Walikota dan Wakil Walikota Bukittinggi adalah putra-putra terbaik Bukittinggi yang memiliki tujuan mensejahterakan  rakyat Bukittinggi ke depan. Setelah penandatanganan deklarasi ini, kampanye damai dapat diwujudkan ketiga paslon. Semua paslon diharapkan dapat mewujudkan kampanye damai. Laksanakan proses kampanye dengan damai, luber dan jurdil serta terapkan protokol kesehatan Covid-19,” pungkasnya.

KPU BUKITTINGGI KECEWA

Sementara itu terkait ketidakhadiran pasangan nomor urut 2 H. Erman Safar-H.Marpendi dalam deklarasi kampanye damai dan penandatangan pakta integritas penetapan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19. Menurut Ketua KPU Bukittinggi Heldo Aura, pihak KPU menyayangkan dan agak kecewa dengan ketidakhadiran paslon nomor urut 2. “Undangan telah kami sampaikan kepada paslon bersangkutan. Namun kami sayangkan ternyata paslon nomor 2 tidak hadir. Sedangkan, kegiatan ini sangat penting dalam rangka deklarasi kampanye damai,” ujar Heldo kepada wartawan usai deklarasi.

Dijelaskannya, saat KPU mengkonfirmasi ke tim paslon nomor urut 2 Khairul Hamdi, satu paslon sedang tidak sehat dan satu orang tidak ada di tempat. “Yang datang hanya tim kampanyenya saja. Untuk sanksi tidak ada, namun KPU Bukittinggi menyayangkan ada paslon yang tidak hadir. Padahal deklarasi dan penandatanganan fakta integritas ini sangat penting sebagai pernyataan sikap paslon untuk kampanye. Jadi, ada etika dalam proses Pilkada. Apa yang dilakukan paslon nomor 2 kurang pantas. Hal ini yang dipertanyakan KPU,” terang Heldo.

Sedangkan piagam pernyataan deklarasi damai pasangan calon nomor 2 jelasnya, sudah diparaf timnya. Tapi, paslon wajib membubuhkan tanda tangan. KPU Bukittinggi akan menyurati pasangan calon nomor 2, karena mereka wajib membubuhkan tanda tangan. Di samping itu ketidakhadiran paslon nomor urut 2 di acara deklarasi kampanye damai KPU itu merupakan kedua kalinya. Sebelumya, paslon nomor urut 2 juga tidak hadir dan hanya diwakili tim dalam deklarasi pilkada damai dengan tema tolak politik uang, politisasi sara, hoaks dan ujaran kebencian, yang diprakarsai Bawaslu Bukittinggi 26 September lalu.

Saat dikonfirmasi ke perwakilan tim paslon nomor urut 2, Ibnu Asis yang hadir dalam acara deklarasi kampanye damai menyebutkan, Cawako Erman Safar ada jadwal kampanye di stasiun sedangkan Cawawako Marfendi sakit. Sementara, pasangan calon yang tidak mematuhi pakta integritas, konsekuesinya adalah pembubaran kegiatan jika ada berkerumun. Bawaslu akan merekomendasikan ke kepolisian untuk membubarkannya. (eds)

Next Post

Baznas Bukittinggi Serahkan Zakat Produktif dan Kesehatan Kepada 18 Mustahiq

Rab Okt 14 , 2020
BUKITTINGGI, KP – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bukittinggi, kembali menyerahkan zakat produktif dan kesehatan untuk 18 orang mustahiq. Zakat itu diserahkan langsung kepada para mustahiq di kantor Baznas Bukittinggi, Rabu (14/10). Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian Baznas Bukittinggi, Masrinal menjelaskan, bantuan zakat produktif dan kesehatan diserahkan untuk 17 […]