Kota Solok Dikunjungi Tim Sosialisasi Perda AKB

SOLOK, KP – Kota Solok dikunjungi Tim Sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2020 dari Provinsi Sumatra Barat tentang Adaptasi Kebiasaan Baru, dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, Selasa (6/10). Pada kesempatan itu, Wakil Rektor III Universitas Andalas Insannul Kamil, disambut langsung oleh Pjs Walikota Solok Asben Hendri di Ruang Rapat Wali Kota Solok. Turut hadir dalam sosialisasi tersebut Plt Ketua DPRD Kota Solok Bayu Kharisma, Kapolres Solok Kota AKBP Ferry Suwandi, Dandim 0309 Solok Letkol Arm Reno Triambodo serta Kepala OPD dan stakeholder terkait.

Pjs Walikota Solok, Asben Hendri mengatakan, dengan adanya sosialisasi tersebut dapat membantu mengubah perilaku masyarakat yang masih belum memahami tentang wabah Covid-19. “Kita selalu berupaya melakukan sosialisasi Perda baru tentang Adaptasi Kebiasaan Baru, dan berharap dapat menjadi solusi serta pedoman bagi masyarakat dalam pencegahan penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Sementara itu Wakil Rektor III Universitas Andalas Insannul Kamil, menjelaskan apa saja aspek-aspek yang terkandung dalam Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2020 tersebut. “Prinsipnya Perda ini muncul untuk melindungi masyarakat, mudah-mudahan kehadiran kami di sini dapat membantu masyarakat mengerti tentang bahayanya wabah ini, serta dapat mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Solok,” ulasnya.

Dikatakannya, Perda AKB tersebut memuat sanksi administratif bagi pelanggar protokol kesehatan, mulai dari kerja sosial, denda serta sanksi pidana bagi yang tidak mengenakan masker di luar rumah. Dunia usaha yang tidak menyediakan fasilitas protokol kesehatan juga diancam sanksi.

Adapun substansi pencegahan dan pengendalian mencakup perorangan, pelaksana usaha dan perangkat daerah/lembaga pemerintahan. Selain itu, Perda tersebut juga memuat koordinasi dan kerjasama penegakan hukum dan pemberian penghargaan kepada pihak-pihak yang memiliki kontribusi luar biasa dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 di Sumbar. Di samping itu Perda tersebut bersifat mandatori. Artinya sudah langsung dapat ditindaklanjuti oleh kabupaten dan kota. Jadi Perda provinsi bisa diterapkan di kabupaten dan kota.

Selain itu kegiatan tersebut ditandai dengan penyerahan Perda Nomor 06 Tahun 2020, leaflet serta masker sebanyak 3.600 pcs dari Ketua rombongan kepada Pjs Walikota Solok dan diakhiri dengan sosialisasi kepada masyarakat serta pembagian leaflet dan masker yang bertitik di depan Taman Syech Kukut Kota Solok dan tiga titik lokasi lainnya. (van)

Next Post

Dubes India Bahas Kerjasama Government Employee dengan Pemko Padang

Sel Okt 6 , 2020
PADANG, KP – Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Padang Hendri Septa didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Edi Hasymi serta beberapa pimpinan OPD dilingkungan Pemko Padang menyambut kunjungan Duta Besar India HE. Pradeep Kumar Rawat, di Ruang VIP Rumah Dinas Wali Kota Padang, Senin (5/10). Dalam kesempatan itu Hendri mengatakan, atas […]