KRI Bima Suci Kembali Bersandar di Teluk Bayur

PADANG, KP – Kapal latih tiang tinggi TNI Angkatan Laut KRI Bima Suci-945 kembali bersandar di Pelabuhan Teluk Bayur Padang, dalam rangka latihan praktik taruna dan taruni Akademi Angkatan Laut (AAL) pada operasi Kartika Jala Krida (KJK) 2020.

“Padang adalah rute kedua setelah menyinggahi Lampung. Total keseluruhannya ada 10 daerah yang akan disinggahi, termasuk pulau terluar dan terdepan,” kata Komandan KRI Bima Suci Letkol Laut (P) Waluyo, Sabtu (10/10).

Rencananya kapal yang disebut sebagai penerus KRI Dewaruci itu akan bersandar selama tiga hari ke depanlalu bertolak dari Padang pada Selasa (13/10). Ada 85 taruna/taruni yang dibawa oleh KRI Bima Suci dari berbagai jurusan atau korp.Pada latihan itu para taruna akan melaksanakan praktik terhadap materi yang telah diterima di akademi sekaligus untuk membentuk mental dan karakter para taruna sebagai prajurit Angkatan Laut.

Menurut Waluyo, kesempatan tersebut sekaligus untuk mengenalkan potensi-potensi maritim setiap daerah yang disinggahiserta menarik minat para generasi muda agar bergabung menjadi TNI AL.

Sementara, Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) II Padang meniadakan kunjungan bagi masyarakat ke KRI Bima Suci karena kondisi covid-19.

“Biasanya masyarakat diberikesempatan untuk menaiki kapal. Akan tetapi, karena pandemi, kegiatan itu ditiadakan,” kata Kepala Dinas Penerangan Lantamal II Mayor Laut (T) Syahrul.

Selama tiga hari di Padang, kata dia, para taruna/taruni akan menggelar sejumlah kegiatan, di antaranya penanaman jagung untuk mendukung ketahanan pangan serta penyemaian bibit ikan.

Sebelumnya, KRI Bima Suci pertama kali singgah di Pelabuhan Teluk Bayur pada 8 November 2017 sebagai tempat pertama di Tanah Air yang disinggahinya setelah dijemput langsung dari negara pembuatan Freire Ship Kota Vigo, Spanyol.

Kapal itu memiliki panjang total 111,20 meter dengan lebar 13,65 meter, kedalaman draf 5,95 meter, dan tinggi maksimal tiang layar 49 meter dari permukaan dek atas, KRI Bima Suci masuk kategori kapal kelas bark.KRI Bima Suci mampu menyediakan akomodasi bagi 203 personel dan memiliki kecepatan maksimal mencapai 12 knot jika menggunakan daya dorong mesin dan 15 knot jika menggunakan layar.Sementara itu, tingkat ketahanan berlayar tanpa mengisi BBM dapat mencapai 30 hari yang juga dilengkapi dengan 5 dek, 7 kompartemen, dan 48 blok. (ant)

Next Post

Tak Pakai Masker, Gubernur Sumbar Langsung Tegur Warga

Ming Okt 11 , 2020
PADANG, KP – Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menegur warga yang […]