Masyarakat Dilarang Adakan Lomba Layang-layang

PADANG, KP – Pihak kepolisian tidak memberikan izin bagi masyarakat yang ingin menggelar perlombaan layang-layang di Kota Padang. Apalagi pasca-adanya warga yang mengejar layangan hingga menimbulkan korban jiwa.

“Untuk lomba layangan sudah tidak diberi izin lagi,” kata Kapolresta Padang AKBP Imran Amir, kemarin.

Meski demikian, pihaknya tidak menampik bahwa masih ada sejumlah masyarakat yang menggelar lomba layangan hingga kejar-kejaran di jalan raya ketika layangan itu putus.“Sifatnya kasuistik. Kalau main layangan sendiri, bagaimana melarangnya,” katanya.

Sebelumnya, aksi masyarakat yang bermain layang-layang di Kota Padang sudah meresahkan warga. Pasalnya, kegiatan tersebut sudah menimbulkan korban jiwa.Data yang diperoleh, kejadian pertama menimpa seorang remaja bernama Irsyad (18 tahun). Iaharus dilarikan ke rumah sakit pada Rabu silam (5/8) sekitar pukul 18.15 WIB setelah terkena sengatan listrik di perempatan Simpang Alai, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang saat mengejar layangan.Informasinya, Irsyad kesetrum setelah berupaya mengambil layang-layang yang jatuh dan tersangkut di tiang listrik. Saat mengambil layangan dia langsung terpental ke aspal.

Kejadian kedua menimpa seorang bocah berusia 12 tahun bernama M. Fakhri. Dalam kejadian ini korban meninggal dunia karena tersengat listrik di atap rumah warga di kawasan Kampung Durian, Kelurahan Parak Gadang Timur, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Kamis (24/9). Muris SD Negeri 20 Air Camar itu awalnya mengejar layang-layang putus. Lantas, dia memanjat atap rumah warga. Malangnya sampai di atap, Fakhri diduga menyentuh kabel listrik bertegangan tinggi. Bocah malang itu merupakan warga Kecamatan Lubuk Begalung. Dia bersama rekan-rekannya mengejar layangan putus hingga sampai ke kawasan Kecamatan Padang Timur.Setelah tersetrum, bocah itu dilarikan ke RST Reksodiwiryo. Sayangnya, nyawa Fakhri tidak tertolong dan meninggal dunia.

Terbaru, seorang driver Gojek nyaris tewas setelah terserempet rombongan pengejar layangan di depan Pasar Alai, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang. Beruntung dia masih bisa diselamatkan oleh warga setempat.(tns)

Next Post

Terlibat Narkoba, Polres Dharmasraya Ringkus Mahasiswa Asal Jambi

Kam Okt 22 , 2020
PULAUPUNJUNG, KP – Jajaran Satnarkoba Polres Dharmasraya mengamankan seorang mahasiswa yang diduga memakai sekaligus mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu, Rabu (21/10) sekira pukul 21.00 WIB di Jorong Ranah Mulya, Kenagarian Koto Gadang, Kecamatan Koto Besar. Tersangka berinisial R(20 tahun) itu beralamat di Jalan Raya Paninjau RT 001 Kelurahan Paninjau, Kecamatan Bathin […]