Masyarakat Diminta Ikut Serta Awasi Penggunaan Dana Desa

SOLOK, KP – Anggota DPRD Kabupaten Solok Nelson, meminta seluruh elemen masyarakat yang ada di nagari, baik unsur pemuda, ninik mamak, cadiak pandai dan juga mahasiswa, agar ikut serta dalam mengawasi penggunaan dana nagari atau dana desa. Di mana saat ini jumlahnya mencapai Rp 1 Miliar atau lebih untuk setiap nagari.

“Agar tidak terjadi fitnah atau penyimpangan penggunaan dana desa, maka seluruh elemen masyarakat yang ada di nagari, baik tokoh atau apapun, harus ikut serta dalam pengawasan dan penggunaan dana desa. Sementara perangkat nagari juga harus transparan dalam pemanfaatan dana tersebut, sehingga tidak menimbulkan fitnah atau terlibat dalam penggunaan dana nagari,” tutur Nelson, Selasa (6/10). 

Politisi dari PPP itu berharap para perangkat nagari yang sudah ikut pelatihan penggunaan dana desa agarbisa membagikan ilmunya kepada perangkat nagari dan masyarakat. Supaya masyarakat dan perangkat nagari juga bisa memahami cara penggunaannya, untuk apa saja dana tersebut bisa digunakan.

Menurut Nelson, jika sudah transparan, semua bisa jadi terang dan tidak menimbulkan polemik saling mencurigai di dalam nagari. Putra asal Tigo Lurah itu juga meminta masyarakat agar tidak terlalu mencurigai pemerintah nagari. Namun jika ada hal-hal yang kurang diterima logika, sebaiknya datang dan tanya saja langsung ke nagari.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Kabupaten Solok, Lucki Effendi menilai, selagi penggunaan dana desa tidak sembunyi-sembunyi oleh perangkat nagari, maka bisa dipastikan tidak akan berurusan dengan hukum dan juga harus berkoordinasi dengan inspektorat dalam pembuatan laporan penggunaan.

Sependapat dengan Nelson, menurutnya jika walinagari dan perangkatnya tidak hati-hati dan transparan dalam penggunaan dan pemanfaatan dana desa, maka bisa-bisa berurusan dengan hukum karena penggunaan dana nagari harus tepat sasaran dan tidak boleh diselewengkan. “Kalau boleh kita sarankan, sebaiknya dalam penggunaan dana desa itu masyarakat dan pemerintah nagari, dalam hal ini unsur BMN, KAN dan unsur pemuda juga diajak musyawarah oleh pemerintahan nagari agar tidak menimbulkan prasangka,” tuturnya. (wan)

Next Post

Bupati Gusmal Hadiri Pelaksanaan Upacara HUT TNI Ke-75 Di Kodim 0309/Solok

Sel Okt 6 , 2020
SOLOK, KP – Bupati Solok H. Gusmal, menghadiri pelaksanaan Upacara HUT TNI Ke-75 secara virtual, di Kodim 0309/Solok, Senin (5/10). Tampak hadir pada kesempatan tersebut Dandim 0309/Solok Letkol Arm. Reno Tri Ambodo, Kapolres Solok AKBP Azhar Nugroho, Kapolres Solok Kota AKBP Ferry Suwandi, Bupati Solok H. Gusmal, Pjs Walikota Solok […]