Melawan Saat Ditangkap, Polisi Tembak Kaki Pelaku Pencurian

PADANG, KP – Jajaran Opsnal Satuan Reskrim Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang menembak kaki seorang pemuda berinisial R (24 tahun) yang diduga kuat merupakan pelaku pencurian di sebuah rumah warga.

“Saat akan ditangkap pelaku tidak kooperatif dan berusaha melawan petugas, sehingga diambil tindakan tegas dan terukur dengan melepas tembakan ke kaki kanan tersangka,” kata Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda, kemarin.

Pelaku R ditangkap polisi ketika berada di Matahari Lama kawasan Pasar Raya Padang, Kamis (8/10). Saat itu pelaku yang bekerja sebagai nelayan hendak menjual gawai serta barang hasil curiannya. Tapi petugas kepolisian yang dipimpin Kanit Opsnal Polresta Padang Ipda Ori Friliansa Utama keburu datang membekuk sebelum pelaku sempat menikmati uang hasil penjualan barang curiannya.

“Usai ditangkap pelaku langsung dibawa ke rumah sakit untuk menerima perawatan medis atas luka tembak yang dialami,” jelasnya.

Ia mengatakan polisi akan memeriksa pelaku serta mengembangkan kasus untuk mencari kemungkinan apakah pelaku juga pernah berkasi di tempat lain.

Kasus yang menjerat warga Jalan Surau Kelawi, RT 04, RW 06, Ulak Karang, Kecamatan Padang Utara itu terjadi pada 8 Juli lalu. Saat itu pelaku secara diam-diam memasuki rumah warga di Jalan Jhoni Anwar, Kecamatan Ulak Karang, sekitar pukul 05.30 WIB. Ia memasuki rumah korban melalui atap dapur yang sudah lapuk dengan membuka paksa menggunakan tangan. Setelah itu pelaku masuk ke dalam rumah lalu menemukan sebuah tas yang berisi tiga unit handphone serta satu unit jam tangan. Pelaku leluasa di dalam rumah karena korban saat itu masih tertidur. (ant)

Next Post

TERKAIT OMNIBUS LAW UU CIPTA KERJA, Kepala Daerah Ramai-ramai Bersurat ke Pusat

Jum Okt 9 , 2020
JAKARTA, KP – Sejumlah kepala daerah memahami aksi penolakan terhadap Undang-Undang Cipta Kerja yang dilakukan serikat buruh, mahasiswa, dan sejumlah elemen masyarakat. Gubernur Sumbar Irwan Prayitno berjanji meneruskan penolakan kaum buruh dan mahasiswa kepada pemerintah pusat. Irwan pun mengeluarkan Surat Nomor 050/1422/Nakertrans/2020 yang berisi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar meneruskan aspirasi […]