Padang Masuk Tiga Besar Kasus Tertinggi Rabies di Sumbar

PADANG, KP – Sejak Januari hingga Juli 2019, kasus gigitan rabies di Sumbar tercatat ada 553 kasus. Angka tersebut, menempatkan Kota Padang di tiga besar dengan kasus rabies tertinggi di Sumbar selain Kabupaten Dharmasraya dan Tanahdatar.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemko Padang Edi Hasymi mengakui pengetahuan masyarakat tentang bahaya rabies atau penyakit rabies masih rendah. Menurutnya, hal itu karena kurangnya sosialisasi ataupun edukasi kepada masyarakat.

“Padahal rabies ini merupakan penyakit yang sangat berbahaya dan dapat menular kepada manusia melalui gigitan hewan yang terserang virus rabies baik melalui hewan liar maupun peliharaan masyarakat. Oleh karena itu, Pemko Padang berupaya menekan angka penularan penyakit rabies dengan menyusun Ranperda tentang Penanganan dan Pengendalian Rabies,” ujarnya, kemarin.

Ranperda ini mengatur antara lain kewenangan pemerintah daerah, pemeliharaan hewan penularan rabies, pencegah rabies, penanggulangan rabies, kewajiban dan larangan serta pembinaan dan pengawasan.Tak hanya itu, ranperda tersebut juga mengatur sanksi bagi setiap orang yang memelihara dan menelantarkan hewan terindikasi rabies. Maka akan dikenakan denda paling banyak Rp 1 juta. (ip)

Next Post

Pemko Padang Optimis Nilai SAKIP Tahun Ini Lebih Baik

Sel Okt 6 , 2020
PADANG, KP – Pemerintah Kota (Pemko) Padang optimis mengalami peningkatan dalam hal penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) tahun ini.Apabila pada 2019 lalu nilai SAKIP Kota Padang mendapat predikat ‘BB’, maka tahun ini ditargetkan bisa meraih nilai ‘A’. Demikian disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Padang Hendri Septa usai ekspose […]