Polisi Gagalkan Peredaran 135 Kg Ganja dari Aceh

PAYAKUMBUH, KP – Polres Payakumbuh beserta Polres Limapuluh Kota berhasil menggagalkan peredaran narkoba di wilayah Provinsi Sumatera Barat. Tak tanggung-tanggung, 135 kilogram (kg) ganja kering dan tiga paket kecil sabu siap edar berhasil disita dari dua tersangka.

Kedua tersangka berinisial RSA (24 tahun) warga Nagari Taeh Bukit, Kecamatan Payakumbuh, dan YFA (32 tahun) warga Sungai Antuan, Kecamatan Mungka Kabupaten Limapuluh Kota. Mereka ditangkap oleh petugas pada Rabu lalu (28/10) sekitar pukul 01.00 WIB di sebuah rumah di Nagari Jopang Manganti, Kecamatan Mungka.

Dari penangkapan yang dipimpin langsung Kasat Narkoba Polres Limapuluh Kota Iptu Hendri Has didampingi Kanit 1 Bripka Marshanda Helvi dan Kanit 2 Aipda Doni Arwando ditemukan Barang Bukti (BB) narkoba jenis sabu-sabu sebanyak tiga paket dan ganja kering satu paket yang disimpan dalam tas pinggang.

“Pada saat dilakukan penangkapan dan penggeledahan, polisi menemukan barang bukti berupa tiga paket kecil narkotika jenis sabu-sabu dan sejumlah gadget di kediaman tersebut,” kata Dirnarkoba Polda Sumbar Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro saat konferensi pers, Kamis siang (29/10). Dalam jumpa pers itu turut hadir Wadir Narkoba Polda Sumbar AKBP Ferry Herlambang, Kapolres Limapuluh Kota AKBP Trisno Eko Santoso, Kapolres Payakumbuh AKBP Alex Prawira, Wakapolres Kompol Efrizal, Kabag Ops Polres Limapuluh Kota Kompol Rudi Munqnda, Kasat Narkoba Polres Limapuluh Kota Iptu Hendri Has, Kasat Narkoba Polres Payakumbuh Iptu Desneri, serta Kasubag Humas Iptu H. Tambunan dan sejumlah perwira lainnya.

Usai menangkap kedua tersangka RSA dan YFA, Tim Satnarkoba Polres Limapuluh Kota melakukan pengembangan ke rumah tersangka RSA yang mengaku sudah berpisah dengan istirnya itu. Karena Taeh Bukik merupakan wilayah Hukum Polres Payakumbuh, Iptu Hendri Has melakukan koordinasi dengan Kasat Narkoba Polres Payakumbuh Iptu Desneri hingga ia menurunkan Tim Gagak Hitam untuk sama-sama melakukan penggeledahan.

Di sana polisi menemukan ratusan kilogram ganja yang sudah dibungkus dan dimasukkan ke dalam karung.

“RSA ini baru saja mendapatkan kiriman ganja tersebut dari Aceh untuk kemudian diedarkan lagi di sini. Ada dua orang penyuplai barang haram ini yang masih kami kejar dan berstatus buron,” ujarnya.

Sedangkan barang bukti yang disita di antaranya tiga paket kecil sabu, 135 paket ganja kering, uang tunai Rp600 ribu hasil penjualan sabu-sabu, satu unit timbangan digital merek Pocket Scale warna hitam dan dua unit handphone merek Oppo warna hitam dan Realme warna ungu.

Saat ini kedua tersangka bersama barang bukti diamankan di Mapolres Limapuluh Kota untuk pemeriksaan lebih lanjut. (dho)

Next Post

Pelayanan Masyarakat, Diskominfo Pariaman Sediakan ‘Sipadeh dan Sampan’

Ming Nov 1 , 2020
PARIAMAN, KP – KasiPengembangan dan Pengelolaan Data Aplikasi Dinas Kominfo, Devi Hariandi mengatakan sudah mengembangkan aplikasi Sipadeh (Sistem Informasi Persuratan Administrasi Desa dan Kelurahan) semenjak 5 bulan lalu. Aplikasi tersebut merupakan aplikasi online persuratan yang digunakan Desa dan Kelurahan serta sudah diproyekkan di 8 Desa dan kelurahan. “Jadi masyarakat bisa […]