Tidak Patuhi Protokol Kesehatan, Puluhan Warga Tanahdatar Terjaring Razia

BATUSANGKAR, KP – Puluhan warga Tanahdatar yang tidak patuhi protokol kesehatan terjaring razia tim terpadu gabungan satpol PP, TNI Polri dan Dishub, di kawasan Lapangan Cindua Mato, Kota Batusangkar, Selasa (6/10). Razia yang digelar itu merupakan penerapan Perbup nomor 48 tahun 2020 yang sebelumnya telah disosialisasikan kepada masyarakat Tanahdatar. Sedangkan pelanggar yang terjaring razia langsung diberikan sanksi sosial dan juga membuat surat perjanjian untuk tidak mengulangi kembali perbuatannya.

Kabid Penegakan Perda dan Pembinaan Satpol PP Damkar Tanahdatar, Iskandar mengatakan, sanksi yang diberikan dalam tahap awal masih berupa sanksi sosial. “Ada sekitar 70 orang tadi yang tercatat melakukan pelanggaran. Semuanya kita berikan sanksi sosial seperti menyapu jalanan menggunakan rompi pelanggar protokol kesehatan,” ujarnya saat ditemui di lokasi penindakan.

Selain itu, semua yang melanggar terlebih dahulu didata dan data tersebut nantinya dikirim ke Provinsi secara online. Jika ditemukan kembali melanggar protokol kesehatan, maka akan diberikan sanksi yang berbeda kepada pelanggar. “Jadi data ini dikirim secara online ke provinsi. Nah, nantinya jika yang bersangkutan kembali melakukan pelanggaran baik di Tanahdatar atau daerah lain di wilayah Sumbar, akan terlihat datanya. Bagi yang kedapatan kembali melanggar tentu akan diberikan sanksi berbeda,” terangnya.

Dijelaskannya, razia sendiri dimulai sejak pukul 08.00 Wib hingga pukul 11.00. Selama razia, banyak warga yang tidak menggunakan masker yang terjaring petugas. Di samping itu, razia kali ini juga ditinjau Tim Protokol Kesehatan Covid-19 Provinsi dan BPBD Provinsi, Kapolres dan Dandim Tanahdatar.

Sementara Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Tanahdatar, Erman Rahman mengatakan, pemberian sanksi sosial masih merupakan langkah awal dari penerapan Perda no 6 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru. “Efektifnya, nanti pada 10 Oktober, di mana langsung diterapkan sanksi denda atau pidana. Untuk sanksi yang kita lakukan hari ini masih mengacu kepada Perbup Tanahdatar no 48 tentang penegakan sangsi protokol kesehatan Covid 19,” ujarnya.

Untuk itu Erman mengimbau kepada masyarakat agar benar-benar menerapkan protokol kesehatan supaya warga terhindar dari Covid 19, yang sampai saat ini masih belum ditemukan obatnya. (nas)

Next Post

Polres Pasbar Musnahkan Barang Bukti Narkoba Ganja dan Sabu Dimusnahkan Polres Pasbar

Sel Okt 6 , 2020
SIMPANGEMPAT, KP – Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat (Pasbar) menggelar […]