Transaksi Hotel dan Restoran Berkurang Rp174 Miliar Akibat Pandemi

PADANG, KP – Pandemi Covid-19 mengakibatkan transaksi di hotel dan restoran di Kota Padang berkurang sebesar Rp174 miliar.Kepala Bappeda Kota Padang Medi Iswandi mengatakan berkurangnya transaksi di hotel dan restoran tersebut disebabkan karena tidak adanya kunjungan wisatawan ke Padang.

“Selama dua bulan masa PSBB lalu, tidak ada kunjungan wisatawan sehingga berpengaruh terhadap transaksi di hotel dan restoran,” kata Medi Iswandi, kemarin.

Tak hanya berdampak pada hotel dan restoran, pandemi juga mengakibatkan berkurangnya transaksi harian di sembilan lokasi pasar di Kota Padang. Angkanya mencapai sekitar Rp11 miliar per hari. Selain itu, transaksi PKL di destinasi wisata juga berkurang sebesar Rp7 miliar selama dua bulan masa PSBB.

“Kemudian 12 ribu UMKM, baik itu kuliner, ritel, jasa, kerajinan, dan ultra mikro juga terdampak. Tercatat transaksinya juga berkurang sebesar Rp17,6 miliar,” sebut Medi.

Tak hanya itu, sebanyak 5.431 pekerja pada 172 perusahaan juga dirumahkan.

Medi menambahkan, pandemi covid-19 juga turut berdampak terhadap PAD Kota Padang, di mana PAD Kota Padang berkurang sekitar 25 persen atau sekitar Rp250 miliar.Melihat kondisi itu, maka di tahun 2021, Pemko Padang akan mempercepat pemulihan ekonomi dan reformasi sosial, di samping juga fokus untuk penanganan covid-19. (ip)

Next Post

Aset Perbankan Syariah di Sumbar Terus Tumbuh

Jum Okt 23 , 2020
PADANG, KP – Aset perbankan syariah di Sumatera Barat terus […]