24 Juli 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

18 Formasi CPNS Pemko Padang Tidak Terisi

PADANG, KP – Sebanyak 18 formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) Pemko Padang yang dibuka tahun 2019 hingga saat ini masih belumterisi. Kekosongan formasi itu karena peserta CPNS tidak lulus seleksi.

“Kosong karena tidak ada yang memenuhi syarat pendaftaran yang ditentukan Pemko Padang,” kata Kabid Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi ASN Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Padang Romy Elpa Segas, Jumat (30/10).

Ia menjelaskan dari 374 formasi CPNS 2019 yang dibuka Pemko Padang, peserta yang diterima sebanyak 356 orang. Menurutnya, 18 formasi kosong itu di antaranya Satpol PP 9 formasi, asisten apoteker 1 formasi, pengawas lalulintas angkatan darat 5 formasi, guru prakarya 2 formasi, dan pengantar kerja 18 formasi.

Ditambahkannya, sementara ada 51 formasi yang bisa diisi dengan memindahkan dari formasi lainnya. Ia mencontohkan guru penjaskes SD 1 Lubuk Buaya mengisi di SD 1 Balai Gadang. Sebanyak 51 formasi pindahan itu di antaranyaoperator sistem informasi 1 orang, guru kelas 41 orang, guru agama Islam 2 orang, arsiparis terampil 5 orang, pengawas angkutan dan terminal 1 orang, dan analis taman 1 orang.

Tak Isi DRH, CPNS Dianggap Mengundurkan Diri

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Padang Suardi mengatakan peserta yang dinyatakan lulus dalam seleksi CPNS di lingkungan Pemko Padang tahun 2019agar mengisi Daftar Riwayat Hidup (DRH) dan menyampaikan kelengkapan dokumen secara elektronik melalui akun masing-masing peserta pada alamat https://sscn.bkn.go.id.

“Pengisian DRH ini dimulai dari tanggal 6 hingga 15 November 2020,” kata Suardi.

Menurutnya, bagi pelamar yang tidak melakukan pengisian DRH serta penyampaian berkas usul pengangkatan CPNS sampai tanggal yang telah ditetapkantanpa pemberitahuan kepada tim CPNS Pemko Padang, maka dianggap mengundurkan diri sebagai CPNS.

“Apabila di kemudian hari diketahui terdapat keterangan pelamar yang tidak sesuai atau tidak benar dan menyalahi ketentuan, maka Tim Pengadaan CPNS Pemko Padang tahun 2019 dapat menggugurkan kelulusan yang bersangkutan,” jelas Suardi.

Ia melanjutkan, bagi peserta yang terkendala dalam pengisian DRH bisa mendatangi Bidang Pengadaan dan Informasi ASN BKPSDM Kota Padangdengan membawa dokumen asli.

Sebelumnya, sebanyak 356 pelamar CPNS tahun 2019 di lingkungan Pemko Padang dinyatakan lulus dalam seleksi CPNS tahun 2019. Kelulusan itu diumumkan pada Jumat (30/10) di website bkd.padang.go.id. Dari 374 formasi yang dibuka, sebanyak 356 orang dinyatakan lulus dan 18 formasi tidak terisi.

Masa Sanggah Tiga Hari Setelah Pengumuman Keluar

Di sisi lain, bagi peserta seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) Pemko Padang yang tidak lulus masih bisa melakukan sanggah.Kabid Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi ASN BKPSDM Kota Padang Romy Elpa Segas mengatakan peserta bisa menyampaikan sanggahan apa saja melalui websitesscn.bkn.go.id.

Menurutnya, masa sanggah ini dilakukan paling lama tiga hari setelah pengumuman hasil seleksi resmi dikeluarkan. “Dengan sanggah masih ada kemungkinan untuk lulus, namun tergantung hasil sanggahannya juga,”ucapnya.(ip)