21 April 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Pembangunan Kawasan Pendidikan Terpadu Tarok City Diprediksi Memacu Pertumbuhan Ekonomi Sumbar

PARITMALINTANG, KP – Percepatan pembangunan Kawasan Pendidikan Terpadu Tarok City diprediksi sebagai solusi memacu pertumbuhan ekonomi Sumatra Barat. Kawasan seluas 697 hektare itu akan dibangun Kampus Perguruan Tinggi, Rumah Sakit Vertikal, Lembaga Pendidikan Pelatihan dan perkantoran. 

Keberadaan Tarok City telah didukung dengan pengesahan Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah bersama Pemerintah Daerah dan DPRD. “Tarok City hadir sebagai kerja nyata dan solusi untuk pembangunan sumber daya manusia, memacu pertumbuhan ekonomi, mengurangi pengangguran. Anak kemenakan kita akan menikmati pembangunan,” kata Calon Wakil Gubernur Sumbar Ali Mukhni, saat meninjau pembangunan Fly Over Jalan Tol Padangpariaman-Pekanbaru di Tarok City, Kec. 2×11 Kayu Tanam, Jumat (30/10).

Dikatakannya, akses menuju Tarok City dinilai paling komplit dan memudahkan mahasiswa serta dosen nantinya. Selain lewat jalan tol, bisa juga dilewati menggunakan kereta api dan transportasi umum. Di samping itu Ali Mukhni memang dikenal sebagai Kepala Daerah yang memiliki konsep dalam membangun daerah berorientasi memberikan peluang lapangan kerja yang produktif dan meningkatkan sumber daya manusia. Hal itu dibuktikan dengan berdirinya mega proyek bernilai ratusan miliar seperti Politeknik Pelayaran, Asrama Haji, Stadion Sumbar dan lainnya. 

“Pengangguran merupakan permasalahan nasional menyangkut hayat hidup orang banyak. Daerah yang dulunya sunyi, sekarang sudah menjadi pusat perputaran uang. UMKM pun menggeliat, pendapatan masyarakat bertambah,” kata Ketua umum Alumni UNP itu. 

Saat ini, Ranah Saiyo Sakato itu tertinggi pertumbuhan ekonominya di Sumbar. Semua itu terwujud karena pihaknya memanfaatkan lahan kosong untuk membangun fasilitas besar. Jadi, menurut Ali Mukhni daerah lain di Sumbar berpotensi besar melakukan hal serupa. Semua itu bisa terwujud dengan komitmen dan keseriusan pemimpin Sumbar ke depan dalam hal pembangunan kabupaten/kota secara kompleks. Misalnya dengan mengembangkan potensi pertanian di setiap daerah.

“Kita di Padangpariaman dipercayai Menteri Perindustrian untuk pembangunan sentra industri cokelat di Kayutaman, karena kita benar-benar komitmen. Hal-hal seperti ini bisa dilakukan di seluruh daerah kita di Sumbar. Bayangkan betapa pesatnya pertumbuhan ekonomi kita,” ujarnya mengakhiri.