24 Juli 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Bupati Gusmal Imbau ASN Agar Tidak “Terkotak-kotak” Usai Pilkada

SOLOK, KP – Bupati Solok H. Gusmal, mengingatkan kembali agar para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok tidak terjun ke politik praktis dan tetap bersikap netral pada Pilkada mendatang. Meski tidak bisa dipungkuri saat ini sudah sering terdengar isu banyak PNS menjadi mesin politik untuk mendukung salah satu paslon. Namun Bupati Gusmal meminta kepada para wartawan dan Panwaslu, jika ada bukti kuat, maka silahkan diajukan sesuai aturan yang berlaku, yakni PP Nomor 53 Tahun 2010.

“Akan lebih baik jika PNS bersikap netral, jadi tidak akan ada riak sesudah Pilkada dan kita juga tidak ‘terkotak-kotak’,” tutur Bupati Gusmal, Senin (2/11) di Arosuka.

Kemudian Bupati juga berjanji akan memproses hal tersebut dan meneruskan ke Inspektorat Sumbar. “Yang  akan memproses bukan dari Kabupaten, namun dari Inspektorat Sumbar,” ungkapnya.

Sementara itu Anggota DPRD Kabupaten Solok Nelson, juga sependapat dengan Bupati Gusmal. “Saat ini berkembang isu bahwa beberapa Kepala SKPD atau PNS sudah terbaca dalam memberikan dukungan kepada balon Bupati tertentu, namun kita meminta agar Panwaslu ikut bekerja mengawasi mereka,” tuturnya.

Pihaknya meminta agar lebih baik ASN bekerja seperti biasa saja supaya tidak menimbulkan isu dan fitnah. “Kalau memang mau berpolitik, masuk saja ke partai politik dan tinggalkan PNS yang ada.jika mau bertahan pada posisi jabatan yang ada, kita mati-matian membela. Takutnya nanti, jagoan yang kita dukung kalah dan kita akan menanggung resikonya. Sebab beberapa nama dari ASN sudah kita dengar ikut berpolitik dan memberikan dukungan kepada paslon tertentu,” tegasnya. (wan)