19 April 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Calon PMI Sumbar Antusias Sambut Pembukaan SSW Jepang

PADANG, KP – Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) asal Sumbar antusias menyambut dibukanya program Specified Skilled Worker (SSW) Jepang. Hal itu seiring keluarnya Perubahan Keputusan Dirjen Binapenta Nomor 3/20888/PK.02.02/VIII/2020 yang memperbaharui data negera tujuan penempatan bagi PMI pada masa adaptasi kebiasaan baru dari semula 12 negara penempatan menjadi 23 negara penempatan, termasuk diantaranya Jepang.

“Kami sudah menunggu dari Bulan Juli lalu. Saya sudah mendapatkan Certificate Of Eligibility (COE) dari Imigrasi Jepangnamun karena pandemi covid-19, Jepang masih belum menerima pekerja migran dari negara lain. Allhamdulillah, akhir Oktober lalu Jepang sudah menyatakan kembali menerima masuk calon pekerja yang sudah memiliki COE,”ungkap CPMI asal Kabupaten Tanahdatar, Yuli.

Kepala UPT BP2MI PadangJoko Purwanto dalam keterangan tertulisnya yang diterima edaksi, Senin (2/11), mengatakandengan beredarnya surat terkait perubahan Keputussan Dirjen Binapenta itu, Unit Pelaksana Teknis Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (UPT BP2MI) Padang langsung melayani CPMI yang mendaftar sejak Jumat lalu (23/10).

Di antara CPMI yang telah terdaftar adalah mantan peserta magang ke Jepang. Mereka memiliki kontak langsung dengan user di Jepang tempat magang mereka dahulu sehingga memudahkan mereka untuk melengkapi prasyaratan SSW yang dibutuhkan.

Dijelaskan Joko Purwanto, untuk mendaftar SSW ke Jepang melalui Sistem Komputerisasi Tenaga Kerja Luar Negeri (SiskoTKLN), pekerja migran harus memiliki 4 dokumen utama yakni Perjanjian Kerja, Surat Keterangan Sehat, Paspor, dan Certificate Of Eligibility (COE). Keempat dokumen tersebut diupload pada website siskotkln.go.id.Selain CPMI juga diharuskan mengisi data diri, pilihan lokasi e-KTKLN, dan pemilihan pembayaran BPJS Ketenagakerjaan. Setelah pendaftaran mandiri melalui online tersebut para pendaftar dapat langsung ke kantor UPT BP2MI terdekat.

“Sayangnya, para pendaftar SSW yang datang ke UPT BP2MI Padanguntuk melakukan verifikasi masih belum mendaftar secara online terlebih dahulu. Memang, terdapat Anjungan Informasi Mandiri di pelayanan kami, namun hanya terdapat satu komputer. Sehingga sulit untuk dipakai secara bergantian. Kamiberharap para pendaftar melakukan pendaftaran secara online terlebh dahulu dan telah membayar BPJS Ketenagakerjaan sebelum melakukan verifikasi ke kantor UPT BP2MI agar pelayanan bisa berjalan lebih cepat,”ungkap Joko. (mas)