28 Juli 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Curah Hujan Tinggi, Perangkat Daerah Diminta Siaga

PAINAN, KP – Sejumlah perangkat daerah di lingkup Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) diminta siaga mengingat tingginya curah hujan beberapa hari terakhir.

“Perangkat daerah itu antara lain, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Perhubungan, Dinas Satpol PP dan Damkar serta Dinas PSDA,” kata Pjs Bupati Pesisir Selatan, Mardi ketika memimpin apel gabungan, Senin (2/11) di halaman kantor bupati setempat.

Dijelaskan, keberadaan perangkat daerah itu sangat vital, terutama ketika terjadi bencana alam seperti banjir, tanah longsor dan lain sebagainya.

“Jadi bila terjadi bencana alam, maka perangkat daerah tersebut harus bergerak cepat melakukan penanganan di lapangan,” ucapnya.

Sebagaimana diketahui, wilayah Pessel rentan terhadap bencana seperti banjir, tanah longsor, gempa bumi dan sebagainya. Terkait hal itu, maka kesiapsiagaan menghadapi bencana perlu terus ditingkatkan.

Selain itu, Mardi mengingatkan para pejabat tidak mematikan HP. Lanjutnya, bila curah hujan tinggi, maka pengguna jalan juga mesti mewaspadai sejumlah titik ruas jalan nasional lintas barat Padang-Bengkulu.

Sebab, titik lokasi tersebut rentan tertimbun material tanah longsor dan terendam banjir. Itu berada di enam kecamatan yaitu Koto XI Tarusan, Bayang, IV Jurai, Batang Kapeh, Ranah Pesisir, Basa Ampek Balai Tapan, Lunang dan Silaut.

Kemudian jalan yang menghubungkan Pessel-Kerinci juga rawan longsor. Selain itu, pengguna jalan harus berhati-hati, karena beberapa titik ruas jalan merupakan tikungan dan tanjakan.

“Diminta pengguna jalan selalu berhati-hati serta memprioritaskan keselamatan dalam perjalanan,” pintanya.

Ia menambahkan, masyarakat juga diminta waspada terhadap kondisi cuaca saat ini yang sering kali turun hujan dengan intesitas tinggi, terutama bagi masyarakat yang bermukim di sepanjang daerah aliran sungai (DAS), perbukitan dan muara sungai. (mas)