28 Juli 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Pagelaran Karya Produk Ekonomi Kreatif 2020 Berjalan Sukses

PADANG, KP – Kepala Dinas Pariwisata Sumatra Baratdiwakili Kabid Promosi dan Pemasaran Agung secara resmi menutup Pagelaran Karya Produk Ekonomi Kreatif (PKPEK) 2020 yang diadakan oleh Dinas Pariwisata Sumatra Barat bekerjasama dengan Forum Komunikasi Anak Nagari (FKAN) Pauh IX Kuranji, Sabtu malam lalu (31/10 ).

Dalam sambutannya, Agung mengatakansuksesnya kegiatan ini tak terlepas dari peran serta masyarakat dan anak nagari yang ada di Kecamatan Kuranji, baik pemangku adat, ninik mamak, dan tokoh masyarakat Pauh IX Kuranji.

“Kami mengucapkan terimakasih banyak dan berharap kegiatan ini menjadi agenda tahunankarena banyak sekali manfaat yang didapat seperti pelestarian nilai-nilai adat dan budaya menuju masyarakat kreatif serta meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Sementara, Wakil Ketua Komisi I DPRD SumbarEvi Yandri Rajo Budiman yang juga Ketua FKAN Pauh IX Kuranji mengaku sudah menyiapkan dana pokok-pokok pikirannya(poikir) untuk penyelenggaraan PKPEK pada tahun 2021.

“Saya sudah anggarkan dana melalui pokok-pokok pikiran saya untuk mengelar kegiatan ini di tahun 2021 mendatang. Tentunya kegiatan ini tidak saja digelar di Medan Nan Bapaneh, namun kita gelar ditiap kecamatan yang ada di Kota Padang ini,” terangnya.

Dia menambahkan, dilihat dari segi pelestarian nilai-nilai adat dan budaya, kegiatan itu sangat berkontribusi positif, apalagi melibatkan berbagai sanggar seni yang ada di Sumbar.

“Tentunya kedepan akan lebih kita tingkatkan baik dari segi pelaksnan maupun sanggar yang kita datangkan. Tidak saja dalam Sumbar, namun diluar Sumbar akan kita datangkan juga,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Ketua Majelis Pertimbangan Adat Pauh IX KuranjiIrwan Basir Datuk Rajo Alam turut mengapresiasi Pagelaran Karya Produk Ekonomi Kreatif 2020.

Sebelumnya, ketua pelaksanaIndra Mairizal dalam laporannya mengatakankegiatan PKPEK 2020 dilaksnakan selama 26 kali pertunjukan dari Bulan Agustus sampai Oktober selama tiga bulan berturut-turut. Kegiatan itu menghadirkan sanggar seni yang ada di Kota Padang dan juga luar Kota Padang, diantaranya Kota Solok, Padangpariaman, Batusangkar, dari Indrapura Pesisir Selatan.

Di pertunjukan terakhir ini menampilkanSanggar Seni Minang Saiyo dari Kecamatan Kuranji, Kota Padang dengan menampilkangandang tambua, randai dan tari piriang. (bsc)