18 Mei 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

BANTAH DUKUNG SALAH SATU PASLON, Budi Suhendra : ASN dan Karyawan PDAM Harus Jaga Netralitas

BUKITTINGGI, KP – Direktur PDAM Tirta Jam Gadang Bukittinggi, Budi Suhendramembantah adanya keterlibatan karyawannya mendukung salah satu pasangan calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Bukittinggi.Namun tidak juga menapikadanya pensiunan PDAM Tirta Jam Gadang mendukung salah satu paslon.

Seperti yang dikatakan Budi Sehendra kepada KORANPADANG,Selasa(3/11) ada warga yang melapor ke Bawaslu yang menyebutkanadanya ASN atau karyawan PDAM yang mendukung paslon nomor urut satu(1) atau RaSya bahkan sudah ada publikasinya.

“Dengan laporan itu,tentunya kita dari PDAM melakukan pengecekan ulang,sebab karyawan PDAM selaku pegawai daerah harus menjaganetralitas dalam Pilkada ini,” tegasnya. 

Sambungnya, setelah dilakukan pengecekan ulang sesuaidengan laporan warga ke Bawaslu, memang ada mantan atau pensiunanPDAM yang memakai baju Rasya bernama “Mukhlis”

Artinya,dia (Mukhlis) tidak lagi tercatat sebagai karyawanPDAM,tetapi merupakan pensiunan PDAM semenjak 26 Mei 2020. “Kalau sudahpensiundari segi aturantentu posisinya sama dengan masyarakatbiasa.”Dan ini perlu saya luruskan untuk menjaga netralitas karyawanPDAM disaat Pilkada ini,”ujar Budi Suhendra.

Sementara itu,Mukhlis yang dikonfirmasi KORAN PADANGmelalui Ponselnya kemarinjuga mengakui kalau ia mendukung PaslonRasya.”Dan dukungan itu sayaberikankarena saya telah pensiun dariPDAM semenjak bulan Mei 2020 ini dan rasanya posisi saya sama denganmasyarakat lainnya bebas untuk menentu kan pilihan atau dukungan,”ujarMukhlis singkat saja.

Terpisah Komisioner KPU BukittinggiDivisi SosialisasiPendidikanPemilihPartisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia,Benny Aziz yangdikomfirmasi KORAN PADANG,Selasa (3/11) menyebutkan,yang tidak bolehmendukung salah satu paslon dalam Pilkada ini,seperti anggotaTNI,Polri dan ASN aktif.

Tetapi,kalau sudah pensiun,posisinya sama denganmasyarakat biasa. Karena mereka tidak lagi terikat Dinas denganlembaganya,seperti dengan TNI,Polri ataupun ASN.(eds)