29 Juli 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Pekikan dari Bukit Cinangkiak

BUS berpenumpang 35 orangternyata tak kuat mendaki tanjakan berbahaya di jalan menuju kawasan wisata Bukit Cinangkiak, Singkarak, Kabupaten Solok, Senin lalu (4/11). Karena tak bertenaga, bus itu akhirnya melaju mundur dan terguling. Tak terbayangkan pekikan para penumpang membelah ketenangan suasana perbukitan pada siang itu.
Penyebab bus itu terbalik, khususnya penyebab bus itu tak kuat mendaki masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Tentu yang akan diselidiki juga adalah apakah bus itu rutin menjalani uji keur (kir) dari Dinas Perhubungan. Kalau terungkap sama sekali tidak menjalani uji keur, jelas merupakan kelalaian. Kenapa dibiarkan beroperasi? Fatal akibatnya. Meski korbannya hanya luka-luka saja seperti yang diberitakan KORAN PADANG edisi Selasa (3/11), namun ini jelas membahayakan keselamatan manusia.
Diperkirakan bus-bus yang tergolong omprengan tak begitu jadi perhatian untuk dilakukan prosedur keur. Sementara, jajaran perhubungan berlum terlihat proaktif dan berinisiatif ‘memburu’ kendaraan-kendaraan tersebut untuk melakukan keur.
Jika bus mati keur membawa penumpang pada jalan datar, boleh jadi aman-aman saja. Namun tentu tak juga menjamin perjalanan akan selamat. Maklum bus tua, sudah beragam ‘parasaian’ ataupun penyakitnya. Bagaimanapun mengkilapnya bus itu, kalau disamakan dengan ‘gulai cubadak baangekan’ nasibnya akan sama saja. Pasti fisiknya tak kuat lagi.
Di Sumbar, bus-bus tua yang dimodifikasi dikhawatirkan masih banyak beroperasi membawa penumpang. Bahkan bisa luput dari perhatian Dinas Perhubungan. Polisi dan petugas Dishub yang bertugas di jalan raya sangat diharapkan perhatiannya untuk menertibkan bus-bus tua yang tidak melalui uji keur tersebut.
Sumbar merupakan daerah yang kontur geografisnya memiliki banyaktanjakan tajam berbahaya, baik di ruas jalan negara, provinsi, maupun jalan kabupaten yang berada di kawasan pegunungan dan perbukitan. Oleh karena itu, sudah pantas semua bus tua yang masih beroperasi jadi perhatian khusus pemerintah. Keselamatan manusia diatas segalanya. Sebaliknya, jikaini tidak jadi perhatian pihak terkait, mungkin akan sering musibah bermunculan akibat ulah bus tua yang dibiarkan hilir-mudik sesukanya saja. *