18 Mei 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Polisi Bekuk Komplotan Pembuat dan Pengedar ‘Upal’

SOLOK, KP – Jajaran Satreskrim Polres Solokberhasil mengungkap kompiotan pelaku pembuat dan pengedar uang palsu (upal) di JorongGalanggang Tangah, Nagari Selayo, Kecamatan Kubung Kabupaten Solok.
Kapolres SolokAKBP Azhar NugrohomelaluiKasat Reskrim AKP Deni Akhmat dalam jumpa pers, Selasa (3/11), menyebut tiga orang yang terlibat dalam komplotan itu ditangkap pada Senin (2/11) sekira pukul 15.30 WIB. Ketiganya adalah NA (36 tahun) panggilan Anton, warga Sawah Tangah Kecamatan Priangan, Kabupaten Tanahdatar, FA (17 tahun)eks pelajar, warga Gunung Pangilun, Kota Padang, dan RW Panggilan Rina (36 tahun), warga Sungai Kalu 1 Nagari Pakan Rabaa Utara, Kecamatan KPGD, Kabupaten Solok Selatan.
AKP Deni Akhmat menjelaskan penangkapan pelaku berawal ketika Tim Gabungan Satreskrim Polres Solok mendapatinformasi bahwa di wilayah Kecamatan Kubung telah terjadi tindak pidana memalsukan, menyimpan, membelanjakan, dan mengedarkan uang palsuberdasarkan laporan masyarakat pada 14 Oktober 2020 lalu di Polsek Kubung. Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan pada Senin (2/11) tim gabungan Satreskrim Polres Solok berhasil mencium keberadaan pelaku di Jorong Galanggang Tangah Nagari Selayo. Selanjutnya tim gabungan meringkus ketiga tersangka sekitar pukul 15.30 WIB.
Bersama pelaku polisi berhasil mengamankan Barang Bukti (BB) berupa uang palsu 14.600.000dengan rincian19 lembar uang kertas 100.000 dan 19 lembar uang kertas 100.000tampak belakang yang sudah diprint namun belum dipotong.Selanjutnya 20 lembar uang kertas 100.000tampak depan dan belakang yang sudah diprint yang belum dipotong, 31 lembar uang kertas 100.000tampak belakang yang sudah dipotong, dan 107 lembar uang kertas 100.000tampak depan yang sudah dipotong. Selain itu juga diamankan lem, amplas, gunting, penjepit kertas,serta penggaris.
“Ketiga tersangka dijerat pasal 36 ayat (1), (2), (3) juncto Pasal 26 ayat (1),(2),(3)Undang Undang Nomor 7 tahun 2011 tentang Mata Uang,” pungkas AKP Denny Akhmad sembari menyebut ketiga tersangkabersama barang bukti saat ini diamankan di Polres Solok untuk menjalani proses hukum yang berlaku. (wan)