11 Ranperda Jadi Prioritas Pembahasan 2021

BATUSANGKAR, KP – Sekitar 11 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) akan menjadi prioritas pembahasan DPRD Tanahdatar pada 2021 mendatang.
Ke-11 ranperda tersebut adalah, Ranperda tentang RTRW, Ranperda Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, Ranperda Penyelenggaraan Perpustakaan, Ranperda Persampahan, RanperdaRiparkap, RanperdaRPJMD tahun 2021-2026, RanperdaTrantib dan Nagari, Ranperda Pertanggujawaban APBD tahun Anggaran 2020, Ranperda perubahan APBD tahun Anggaran 2021 dan Ranperda APBD tahun anggaran 2022.
Menurut Ketua Badan Pembentukan Perda (Bapemperda)DPRD Tanahdatar, Istiqlal mengatakan, dari 11 usulan Ranperda di tahun 2021 tersebut, ada beberapa Ranperda yang telah diusulkan pada tahun 2020 lalu, namun belum terealisasi. Diantaranya Ranperda RTRW, Ranperda Riparkab, Ranperda Trantib dan Ranperda Persampahan.
“Rencana pembentukan kesebelas ranperda tersebut, telah ditetapkan DPRD bersama Tim Penetapan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Pemerintah Daerah 2021,” ujarnya.
Dikatakan Istiqlal, penetapan kesebelas ranperda tersebut, ditetapkan melalui rapat paripurna dewan, yang dipimpin Ketua DPRD Rony Mulyadi Dt. Bungsu didampingi Wakil Ketua Saidani dan Anton Yondra, dihadiri 23 anggota, Senin (23/11).
Sementara itu, Ketua DPRD Tanahdatar H. Rony Mulyadi menyampaikan, Propemperda merupakan instrumen perencanaan setiap pembentukan suatu peraturan perundang – undangan yang ideal.
“Pembahasan telah dilakukan, sejak9 November 2020 lalu. Dan hasilnya dituangkan dalam Keputusan DPRD Tanahdatar,” katanya.
Sementara itu Pjs. Bupati Tanahdatar diwakili Sekda Irwandi menyampaikan, pembahasan Propemperda tahun 2021 sudah terlaksana sesuai mekanisme dan peraturan perundang-undangan.
“Dalam pembahasan ini antara Bapemperdadan Tim Propemperda memberi perhatian dan kontribusi selama pembahasan serta telah mempertimbangkan skala prioritas berdasarkan perkembangan dan kebututuhan masyarakat,” sampai Irwandi.
Kepada OPD Pemrakarsa, Sekda menekankan agar segera melakukan upaya penyusunan rancangan untuk bisa dibahas nantinya bersama DPRD.
“OPD terkait, agar lakukan upaya percepatan dalam penyusunan rancangan, menyusun naskah akademik, menyusun Ranperda, melibatkan tenaga ahli dan stakeholder dalam penyusunan rancangan Ranperda, serta mensosialisasikan Ranperda kepada masyarakat sebelum disampaikan ke DPRD,” pungkasnya. (nas)

Next Post

Delapan Jabatan Kosong, Tanjung Betung Gelar Seleksi Perangkat Nagari

Sel Nov 24 , 2020
LUBUKSIKAPING,KP-Pemerintahan Nagari Tanjung Betung, Kecamatan Rao Selatan, Pasaman melaksanakan seleksi […]