151 Guru dan Kepala Madrasah se-Kota Bukittinggi Ikuti AKG dan AKK

BUKITTINGGI, KP – Sebanyak 151 orang Guru dan Kepala Madrasah se-Kota Bukittinggi mengikuti Asesmen Kompetisi Guru (AKG) dan Asesmen Kompetisi Kepala (AKK). Asesmen yang diadakan selama tiga hari itu dilaksanakan di MAN 1 Bukittinggi mulai Sabtu hingga Senin (21-23/11).

Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, H. Gazali mengatakan, AKG dan AKK itu diadakan sesuai Keputusan Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Nomor.4446 tahun 2020. Dan Asesmen tersebut bertujuan melihat gambaran sejauh mana kompetensi guru dan kepala Madrasah.

“Asesmen ini dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan guru dan memiliki kompetensi dalam melaksanakan tugasnya sebagai guru mata pelajaran di kelas. Sehingga dari hasil yang didapatkan akan bisa dilakukan pemetaan tentang kondisi guru-guru, Kepala Madrasah dan Pengawas yang berada di lingkungan Kementerian Agama Bukittinggi,” ungkapnya.

“Hasil dari asesmen ini dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan penentuan jenis pembinaan profesional, serta sebagai bahan acuan kebijakan penentuan pengembangan keprofesian,” tambahnya.

Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama Bukittinggi, H. Kasmir menjelaskan, untuk membangun eksistensi dan martabat sebuah profesi diperlukan kualitas para anggota. Kualitas tersebut dapat diperoleh dari upaya pengembangan keprofesian berkelanjutan dan pengendalian yang dilaksanakan secara terus menerus dan tersistem.

“Untuk mendapatkan mutu maupun kualitas pengembangan keprofesian berkelanjutan dapat dilakukan melalui kegiatan Asesmen Kompetensi Guru (AKG), Asesmen Kompetensi Kepala (AKK) dan Asesmen Kompetensi Pengawas (AKP). Karena kegiatan asesmen ini bermaksud untuk melakukan penilaian dan pengukur an terhadap Profesionalitas Guru, Kepala Madrasah dan Pengawas Madrasah,” ulasnya.

Untuk itu pihaknya berharap kepada semua guru, Kepala Madrasah serta Pengawas Madrasah agar dapat mengikuti asesmen kompetensi dengan teliti. Karena kegiatan AKG, AKK dan AKP juga penilaian terhadap kompetensi guru, Kepala Madrasah dan Pengawas Madrasah sebagai bagian penilaian dalam rangka pembinaan karakter, kepangkatan dan jabatan.

“Mari kita ikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya. Karena kegiatan ini sangat penting demi proses meningkatkan kompetensi ke depannya sebagaimana yang telah diatur dalam UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen,” pungkasnya. (oki)

Next Post

Kesadaran Masyarakat Jalankan Prokes Meningkat

Ming Nov 22 , 2020
BATUSANGKAR, KP – Kesadaran warga mulai terlihat di Pasar Batusangkar dalam menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes), dibanding dengan awal Oktober lalu saat digelar razia perdana penerapan Perda Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) provinsi. Hal itu terlihat saat pelaksanaan Operasional ke-21 penegakan Perda AKB oleh Tim Gakkum Terpadu Perda Provinsi Sumbar Nomor 6 […]