94 Pelanggar Perda AKB Kembali Ditindak

LUBUKSIKAPING,KP-Tim Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kabupaten Pasaman, kembali menindak sebanyak 94 orang pelanggar Perda Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) penegakan protokol kesehatan Covid-19.

Ketua Tim Gakkumdu Kabupaten Pasaman, Aan Afrinaldi mengatakan, 94 orang itu ditindaknya saat turun melaksanakan penindakan pelanggaran Perda AKB di daerah Kecamatan Panti.

“Para pelanggar protokol kesehatan ini, kami tindak saat penertiban di daerah Kecamatan Panti hari ini (kemarin-red). Para pelanggar kami pakaikan rompi orange dan membersihkan fasilitas umum yang langsung ditonton oleh masyarakat. Ini merupakan sanksi sosial sesuai yang di atur dalam Perda AKB bagi pelanggar,” terang Aan Afrinaldidi Kecamatan Panti, Kamis (5/11).

Aan Afrinaldi mengatakan, sasaran operasi penegakan protokol kesehatan Covid-19 masih para pedagangdan pengunjung pasar serta pengguna jalan yang melintas di sekitarnya.

“Permasalahan dilapangan masih dijumpai pedagang, pengunjung pasar dan pengguna jalan yang melintas di sekitarnya tidak menerapkan protokol kesehatan sebagaimana yang diatur dalam Perda Provinsi Sumbar Nomor 6 Tahun 2020 tentang AKB dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19. Kemudian banyaknya pengemudi becak motor penumpang yang tidak mematuhi protokol kesehatan terutama pemakaian masker,” katanya.

Pihaknya memberikan sanksi kepada pelanggar sesuai Perda 6/2020 berupa sanksi kerja sosial dengan memakaikan rompi orange.

“Sebelum menjalankan sanksi, pelanggar menandatangani dokumen bukti pelanggaran dan mengenakan rompi khusus pelanggar protokol kesehatan. Kepada pelanggar diberikan arahan pentingnya kepatuhan terhadap protokol kesehatan oleh pejabat pendamping. Ada juga pelanggar yang tidak bersedia melaksanakan kerja sosial di ganti dengan denda sebesar Rp 100 ribu,” katanya.

Pihaknya bersam tim Gakkumdu kata dia bakal terus melakukan penindakan bagi para pelanggar Perda AKB di seluruh daerah di Pasaman guna mencegah awal penyebaran Covid-19.

“Akan terus kita lakukan bersama tim Gakkumdu hingga Desember 2020 ini. Karena ini juga sesuai perintah Bupati Pasaman. Semoga dengan langkah ini bisa memberikan kesadaran bagi masyarakat dan bisa menekan angka Covid-19,” katanya.

Hingga saat ini pihaknya mencatat sudah menindak para pelanggar Perda AKB sebanyak 561 pelanggar.(nst)

Next Post

KPU Pasaman Minta Relasi Maksimalkan Sosialisasi Pemilu

Kam Nov 5 , 2020
LUBUKSIKAPING,KP-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasamanmeminta para Relawan Demokrasi (Relasi) […]