Akademi Komunitas Negeri Tanahdatar Siap Beralih Status Menjadi PSDKU PNP

BATUSANGKAR, KP – Akademi Komunitas Negeri Kabupaten Tanahdatar bersiap beralih status menjadi Program Studi Di Luar Kampus Utama (PSDKU) Politeknik Negeri Padang (PNP).Dari hasil paparan Direktur PNP, Pemerintah Kabupaten Tanahdatar dan visitasi tim verifikasi Dirjen Vokasi Kemendikbud, diputuskan merekomendasikan menjadi PSDKU PNP sekaligus memberi izin operasional tahun 2021/2022.

Bupati Tanahdatar diwakili Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Riswandi, menyambut baik keputusan itu dari hasil kunjungan lapangan tim verifikasi secara daring. Yakni Direktur Vokasi Dirjen Vokasi Kemendikbud, tim surveyor tim dirjen Vokasi, Jumat (27/11) di Kampus Akademi Komunitas Negeri Tanahdatar di Tigo Jangko Lintau Buo bersama Direktur PNP Surfa Yondri dan Pengelola Akademi Komunitas H. Masrul Yakin Dt Paduko Kayo. Kegiatan itu juga diikuti senat PNP, staf calon dosen PSDKU, Ketua DPRD Rony Mulyadi Dt. Bungsu dan Ketua Komisi l DPRD Tanahdatar Beni Remon, Kepala Baperlitbang, BKD, Inspektorat dan Bagian Hukum.

Sebelumnya, Riswandi mengatakan, Program Studi Di Luar Kampus Utama (PSDKU) Politeknik Negeri Padang (PNP) dinilai mampu meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) Pendidikan Tinggi. Dan Pemerintah Kabupaten Tanahdatar sangat mendukung pendiriannya semenjak tahun 2012 lalu.


“Program PSDKU adalah solusi kelanjutan Akademi Komunitas Negeri Tanahdatar yang sudah berlangsung dari 2012 lalu dan menjadi kelas jauh atau kampus ll dari Politeknik Negeri Padang (PNP). Karenanya, untuk melengkapi administrasi terhadap proposal PSDKU sudah diterima maka dilakukan visitasi daring terkait kesiapan Pemda dan PNP dalam menjalankan PSDKU,” sebutnya.


Pemerintah daerah jelasnya, sangat komit mendukung keberadaan PSDKU di Tanahdatar. Hal itu ditunjukkan setidaknya ada 7 hal penting yang sudah dilakukan. “Tahun 2013, kita menyediakan Gedung untuk Kampus Rintisan Akademi Komunitas Negeri Tanahdatar yang terletak di Nagari Tigo Jangko Kecamatan Lintau Buo Tanahdatar. Kemudian tahun 2014 kita telah menyediakan tanah seluas 5,5 ha yang statusnya siap dihibahkan kepada Kemdikbud. 2016 membuat Master Plan Kampus Akademi Komunitas Negeri Tanahdatar. 2017 dan 2018 membangun 2 ruangan kuliah dan memberikan bantuan Hibah untuk Operasional, memberikan beasiswa bagi mahasiswa melalui BAZ Tanahdatar dan menggalang partisipasi dari masyarakat. 2019 lalu mendapatkan bantuan Pembangunan Asrama Mahasiswa dari Kementerian PUPR dan telah digunakan. Dan untuk PSDKU pun sudah masuk dalam APBD Perubahan 2020 dan APBD 2021,” terang Riswandi.


Ke depannya kata Riswandi, Pemda akan memberikan dukungan untuk beberapa hal penting lainnya sehingga PSDKU hadir di Tanahdatar, karena dinilai juga akan memperbesar kesempatan masyarakat Tanahdatar untuk menempuh dan mendapatkan pendidikan tinggi. “Ke depannya Pemda akan menyediakan anggaran melalui APBD untuk pembangunan gedung kuliah/kampus permanen pada tanah yang telah disiapkan dan telah memiliki master plan. Dana pengembangan sarana prasarana praktek di kampus, dana operasional kampus dan akan memfasilitasi kerjasama dengan dunia industri untuk mendukung pembelajaran mahasiswa,” tukasnya.

Sementara itu Direktur PNP, Surfa Yondri bersama senat mengungkapkan komitmennya mendukung Akademi Komunitas Kabupaten Tanahdatar beralih menjadi PSDKU PNP Padang. “Dengan disetujui perubahan status ini, jenjang pendidikan semula Diploma II akan meningkat menjadi Diploma III dengan 2 program studi Sistem Informatika dan Teknik Sipil. Kkita berharap ke depan secara bertahap bisa menjadi kampus mandiri,” tuturnya

“Secara prinsip sudah disetujui mulai operasional menerima mahasiswa baru tahun akademik 2021/2022 dan legalitas dalam bentuk Surat Keputusan akan segera dikeluarkan,” tutupnya. (nas)

Next Post

Tim KP3 Tanahdatar Lakukan Rapat Koordinasi Terkait Pendistribusian Pupuk

Sen Nov 30 , 2020
BATUSANGKAR, KP – Tim Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) […]