APBD 2021 PESSEL DISAHKAN, Pendapatan Daerah Ditargetkan Rp1,7 Miliar Lebih

PAINAN, KP – Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021 Kabupaten Pesisir Selatan ditetapkan menjadi Perda dalam rapat paripurna di gedung DPRD setempat yang dipimpin oleh Ketua DPRD Ermizen, Senin (30/11). Hadir dalam rapat paripurna tersebut Sekda Erizon, unsur forkopimda, dan pejabat SOPD di lingkup Pemkab Pesisir Selatan.
Penetapan RAPBD tahun 2021 diawali dengan penyampaian pendapat akhir masing-masing fraksi. Seluruh fraksi menyetujui RAPBD ditetapkan menjadi APBD 2021. Kemudian dilanjutkan dengan penandatangan kesepakatan bersama antara Pjs Bupati Pesisir Selatan Mardi dengan pimpinan DPRD.
Ketua DPRD Pesisir Selatan Ermizen dalam pidato pengantarnya mengatakan penetapan APBD dilakukan setelah melalui proses pembahasan mulai dari penyampaian nota pengantar RAPBD hingga pembahasan RAPBD dan penetapan.
Sementara, Pjs Bupati Pessel Mardi mengatakan pemanfaatan APBD diharapkan dapat lebih mendorong upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara lebih merata sekaligus mempercepat pemulihan ekonomi daerah karena pandemi covid-19.
Lebih lanjut Pjs bupati menugaskan TAPD untuk melakukan finalisasi terhadap dokumen APBD dan segera disampaikan kepada gubernur untuk dievaluasi.
Pada kesempatan itu, Mardi juga mohon pamit kepada seluruh pimpinan DPRD dan anggota karena dirinya akan mengakiri masa tugasnya pada 5 Desember mendatang. “Saya mohon maaf jika selama menjalani tugas sebagai Pjs bupati ada tindakan dan perbuatan yang tidak berkenan,” katanya.
Dikatakannya, tugas sebagai Pjs. Bupati akan berakhir pada 5 Desember dan setelah itu Hendra Joni akan kembali menjabat Bupati karena masa cutinya berakhir.
Mewakili Seluruh hadirin, Ketua DPRD Ermizen juga menyampaikan permohonan maaf dan mengucapkan terimakasih atas kerjasama yang telah terbangun, khususnya dalam pembahasan RAPBD 2021 sejak awal hingga resmi ditetapkan menjadi APBD.
Dalam APBD Pessel tahun 2021 ditetapkan pendapatan sebesar Rp1.734.397.102.605,33 yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp145.952.089.082, pendapatan transfer Rp1.436.130.827,272, serta pendapatan daerah lain lain Rp152.314.186.251,00. Sementara belanja direncanakan Rp1.729.897.102.605,33.
Rapat paripurna penandatangan bersama Ranperda APBD 2021 yang disahkan menjadi APBD tahun 2021 itu menerapkan protokol kesehatan. Seluruh peserta rapat dan undangan memakai masker dan menjaga jarak. (adv/rjn)

Next Post

Baru Bebas, Napi Asimilasi Berulah Lagi

Sen Nov 30 , 2020
PADANG, KP – Entah apa yang ada dibenak pria berinisial EDT (27 tahun) ini. Bukannya berbuat baik setelah menghirup udara bebas dari Lapas kelas II B Pariaman beberapa waktu lalu, ia malah melakukan tindak pidana pencurian yang membuatnya kembali berurusan dengan hukum. Ia ditangkap jajaran unit reskrim Polsek Padang Barat, […]