Berusaha Kabur, Pencuri HP Polisi Ditembak

Personel Reskrim Polresta Padang mengamankan KF (27 tahun) yang merupakan tersangka pencurian HP milik polisi. Pelaku harus menjalani perawatan akibat luka tembak karena berusaha kabur saat ditangkap.

PADANG, KP – Ketahuan mencuri handhone milik anggota kepolisian,seorang pemuda berinisial KF (27 tahun) harus berurusan dengan hukum. KF diduga mencuri telepon genggam tersebut di parkiran ATM BRI cabang utama di Jalan Bagindo Aziz Chan Kota Padang, Jumat lalu (20/11).

Warga Kelurahan Kampung Jao, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang itu diringkus polisi di kawasan Pasar Raya Padang, Minggu sore (22/11) sekitar pukul 15.30 WIB.

Kasat Reskrim Polresta Padang, Rico Fernanda mengatakanpenangkapan pelaku berdasarkan Laporan Polisi NomorLP/625/B/XI/2020/RESTA SPKT UNIT I, tanggal 22 November 2020 atas pelapor AA (36 tahun).

“Saat ini pelaku telah kita amankan di Mapolresta Padang untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Rico seperti dilansir Padangkita.com, Senin (23/11).

Rico menyebutperistiwa pencurian ini bermula saat korban yang merupakan seorang anggota polisi mengambil uang di ATM BRI cabang utama di Jalan Bagindo Aziz Chan.Saat itu, korban yang pergi menggunakan sepeda motor meninggalkan handphone miliknya di saku kanan motor. Namun setelah dari ATM handphone miliknya sudah tak ada lagi.

“Dari rekaman CCTV, handphone korban ternyata diambil oleh seorang pria yang baru saja keluar dari ATM yang sama dengan korban,” terang Rico.

Polisi pun berhasil mengantongi identitas pelaku dan meringkusnya di kawasan Pasar Raya Padang.

“Pelaku mendapat ‘hadiah’ timah panas dari petugas karena melawan dan berusaha kabur saat kita amankan,” tambah Rico.

Dari keterangan pelaku, ia mengakui mengambil handphone korban karena merasa ada kesempatan saat ia baru saja mengambil uang bersama istri dan anaknya di ATM BRI.Handphone tersebut ia jual kepada seorang pria berinisial EKS (41 tahun), warga Komp PGRI Simpang TUI, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang dengan harga Rp1,2 juta.

Polisi kemudian mengamankan EKS di kediamannya berikut handphone hasil curian. Pelaku KF dijerat dengan Pasal 362 KUHP tentang Pencurian, sementara EKS dijerat dengan Pasal 480 KUHP tentang Pertolongan Jahat atau penadah.

Pelaku KF, tambah Rico, ternyata juga pernah beraksi di lima TKP berbeda lainnya. TKP pertama di Bengkel depan SPBU Pisang, lalu di Wilayah Ampang, kemudian di Kawasan Pasar Raya, berikutnya di Daerah Bandar Buat, dan Selanjutnya di Daerah Balai Baru.“Pelaku ini spesialis pencurian handphone, dari lima TKP itu semuanya mencuri handphone,” tutup Kompol Rico. (pkt)

Next Post

Laga Sulit di Ukraina

Sen Nov 23 , 2020
KIEV, KP – Dynamo Kiev pada 5 November lalu berhasil […]