BPKP Sumbar Laksanakan Bimtek PBJ Penanganan Covid-19 di Inspektorat Pasaman

LUBUKSIKAPING, KP – Badan Pemeriksaan Keuangan Provinsi (BPKP) Perwakilan Sumatra Barat mengadakan Bimtek Pengadaan Barang dan Jasa Penaganan Covid-19, audit ketaatan, audit kinerja dan perencanaan pemeriksaan berbasis resiko di Kabupaten Pasaman. Bimtek tersebut diikuti puluhan Pejabat Fungsional (APIP) di lingkungan Inspektorat Kabupaten Pasaman dan Irban, yang dilaksanakan di Aula Inspektorat mulai 23 hingga 27 November 2020 mendatang.

Korwas Bidang P3A BPKP Sumbar, Muhammad Allin yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, Bimtek tersebut dilakukan untuk memberikan pendampingan dan pengawasan keuangan negara. “Sesuai Instruksi Presiden Nomor 4 tentang refocussing kegiatan, realokasi anggaran, serta pengadaan barang dan jasa dalam rangka Percepatan Penanganan Covid-19. Presiden menginstruksikan BPKP melakukan pendampingan dan pengawasan keuangan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan terhadap akuntabilitas keuangan negara untuk percepatan penanganan Covid-19,” terangnya, Rabu (25/11).

Di samping itu kata dia, penyelenggaraan Bimtek Pengawasan Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) terkait penanganan Covid-19 Bidang Kesehatan itu diikuti Inspektur Pasaman dan Auditor di lingkungan Inspektorat Kabupaten Pasaman. “Rangkaian kegiatan didahului penyusunan Risk Register (RR) dan Rencana Tindak Pengendalian (RTP) atas kontrak penanganan Covid-19 Bidang Kesehatan dalam rangka implementasi manajemen risiko, dengan melibatkan OPD terkait penanganan Covid-19 Bidang Kesehatan yang telah dimulai pada 17 September 2020 oleh Bidang APD,” tambahnya.

Lanjutnya, dokumen RR dan RTP yang menjadi output kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk penyusunan Perencanaan Pengawasan Berbasis Risiko (PPBR). Dengan area pengawasan yaitu kontrak dengan tingkat risiko tertinggi yang kemudian akan dilakukan kegiatan pengawasan oleh Inspektorat Kota Pariaman berupa Audit Tujuan Tertentu (ATT) dan Reviu Bidang P3A.

“Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan Inspektorat Kabupaten Pasaman dapat memberikan jaminan atas PBJ yang dilakukan sesuai ketentuan berlaku dan memenuhi prinsip Tepat Kualitas, Tepat Jumlah, Tepat Waktu, Tepat Biaya, Tepat Lokasi, dan Tepat Penyedia (6T). Serta dapat bermanfaat dalam rangka pemenuhan kebutuhan barang/jasa untuk percepatan penanganan Covid-19,” katanya.

Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman, Mara Ondak mengaku sangat berterima kasih atas terpilihnya Pasaman sebagai salah satu titik daerah penyelenggaraan Bimtek tersebut. “Kami segenap pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada Kepala Perwakilan BPKP Sumbar beserta tim yang telah menetapkan Inspektorat Pasaman sebagai tujuan pelaksanaan bimtek Pengadaan Barang dan Jasa Penaganan Covid 19, audit ketaatan, audit kinerja dan Perencanaan Pemeriksaan Berbasis Resiko ini. Kegiatan Bimtek ini sangat dibutuhkan APIP dalam peningkatan kapabilitas APIP dan berharap APIP betul-betul memanfaatkan dan mengikuti Bimtek sebaik-baiknya,” ungkap Mara Ondak.

Sedangkan Inspektur Kabupaten Pasaman, Muhammad Iksan menyampaikan, tujuan diadakan Bimtek tersebut untuk meningkatkan dan memantapkan kapabilitas APIP Kabupaten Pasaman yang sudah berada pada level 3. “Bimtek diikuti seluruh pejabat fungsional dan Irban di Inspektorat Kabupaten Pasaman yang semuanya berjumlah 46 orang. Kita harap usai Bimtek ini dilaksanakan dapat memberikan asupan ilmu bagi para APIP di Pasaman,” tutupnya. (nst)

Next Post

Irawadi Undurkan Diri dari Jabatan Ketua DPC Partai Hanura Pasaman

Rab Nov 25 , 2020
LUBUKSIKAPING, KP – Irawadi secara resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kabupaten Pasaman. Tidak hanya itu, Irawadi mengaku juga mengundurkan diri sebagai kader dan jabatannya di Partai Hanura, meskipun masa jabatannya akan berakhir pada Mei 2021 mendatang. “Sebenarnya, sekitar sebulan lalu rencana mundur […]