BPNP Nilai Pembangunan Penguat Tebing Puncak Pato Terbaik di Sumbar

BATUSANGKAR, KP – Proyek pengerjaan pembangunan pengaman ruas jalan Puncak Pato, Kecamatan Lintau Buo Utara, yang longsor beberapa waktu lalu, ditinjau Deputi Rehabilitasi dan Rekontruksi BNBP Rifai, Rabu (18/11).

Rifai yang didampingi Pjs Bupati Tanahdatar, Erman Rahmandalam kesempatan itu, mengaku puas atas pembangunan dinding penguat tebing di Puncak Pato dengan memakai tekonologi rekayasa baru.

Dia menyebutkan, pengerjaan pengaman ini termasuk yang terbaik di2019 yang ada di seluruh kabupaten/kota di Sumatra Barat (Sumbar) yang dikunjunginya.

“Ini sebuah teknologi yang bagus terkait pekerjaan bina marga. Setelah kunjungan kami, ini akan menjadi sebuah rekomendasi bagi kami dan saya juga akan segera konsolidasi pada tim RR, ada beberapa alternatif untuk penguatan pekerjaan bina marga ke depannya,” sampainya didampingi Widyaswara Utama BNPB Medi.

Setelah melihat lokasi, Rifai juga mengusulkan kepada pemerintah daerah segera mengantisipasi resiko yang masih ada dengan belum tuntasnya kupasan dinding tebing dengan segera lakukan penanaman atau vegerasi yang sifatnya menahan tebing.

“Tanaman yang paling bagus itu vetifer, sejenis akar wangi yang kekuatan akarnya setara 3 ton baja. Bapak Kepala BNPB pun sudah mensosialisasikannya, seperti yang baru dikerjakan di Pasir Madang Bogor seluas 853 hektar,” ungkap Rifai.

Di kesempatan itu Rifai juga meminta pemerintah daerah melalui BPBD Kabupaten Tanahdatar untuk menyampaikan laporannya berikut dokumentasinya, untuk dijadikan kajian agar bisa diaplisikan di tempat lain.

Rifai juga berpesan kepada masyarakat untuk ikut bersama-sama pemerintah merawat dan menjaga hasil pembangunan agar terawat dan untuk jangka panjang.

Sementara Pjs. Bupati Erman Rahman menyambut baik kunjungan rombongan BNPB ke Tanahdatar.

“Atas nama pemerintah daerah, kami menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah pusat khususnya dalam alokasi dana bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi bencana alam. Tanahdatar termasuk daerah rawan bencana terutama banjir dan longsor. Pembangunan dinding pengaman yang kita lihat sekarang luar biasa,” sampai Erman.

Erman berharap ke depan BPNB tetap membantu Tanahdatar dalam penanganan dan rehab bencana. “Ke depan, pemerintah daerah tetap mengalokasikan anggaran pendamping tidak hanya berharap dari BNPB. Masih ada usulan kita seperti untuk Jorong Mawar dan tempat lainnya,” sambungnya.

Sedangkan, Kalaksa BPBD Tanahdatar, Thamrin sebelumnya menjelaskan, pembangunan pengaman tebing sepanjang lebih kuran 500 meter ini sangat penting mengingat saat intensitas hujan tinggi, sering terjadi longsor yang mengganggu mobilitas dan perekonomian masyarakat.

“Pada tahun 2017 yang lalu, saat longsor tebing puncak Pato yang berada pada 2 wilayah yakni Kecamatan Lintau Buo Utara dan Sungayang ini, secara darurat Dinas PU pada waktu itu sudah mencoba menormalkan dengan cara memotong jalan ke arah tebing dan tahap berikutnya dibuat perencanaan berupa DED dan kita koordinasikan dengan BPBD Provinsi. Alhamdulillah setelah diverifikasi dinyatakan layak didanai melalui dana rehab dan rekonstruksi tahun 2019,” jelas Thamrin.

“Proposal ini diantar langsung oleh Almarhum Bupati Irdinansyah Tarmizi dan ditindak lanjuti oleh Wakil Bupati Zuldafri Darma dan upaya BPBD Provinsi. Hibah Rp8 Miliar lebih ini cukup besar dalam satu titik kegiatan,” sambungnya.

Dijelaskannya, setelah dilakukan kajian teknis alternatif konstruksi penahan dinding tebing yang ada, dipilihlah beton dengan konstruksi soil nailing yang dinilai paling efektif dan efisien baik dalam pelaksanaanya, pembiayaanya dan pemeliharannya.

Thamrin juga katakan pembangunan yang dilakukan bukan untuk menghambat longsoran bukit semua tetapi untuk mengantisipasi longsoran kecil.

“Pilihan konstruksi ini seperti yang sudah ada di Kelok 9 Kabupaten Lima Pupuh Kota. Kita berharap dengan pembangunan ini masyarakat bisa merasa aman dan nyaman melewati kawasan puncak Pato,” pungkasnya. (nas)

Next Post

TRANSPARANSI DANA DESA, Pemerintah Nagari Diimbau Memanfaatkan Papan Informasi

Rab Nov 18 , 2020
BATUSANGKAR, KP – Pemerintah Kabupaten Tanahdatar terus berupaya mewujudkan transparansi penggunaan dana desa dengan melakukan pembinaan ke nagari-nagari agar dana desa dimanfaatakan dengan sebaik mungkin sesuai peraturan yang ada. Pemerintah pun telah mengimbau Pemerintah Nagari memanfaatkan papan informasi, media cetak maupun media elektronik sebagai informasi transparansi pengelolaan dana nagari. Hal […]