BRI Konservasi Kawasan Sungai Banda Purus

PADANG, KP – Bank BRI melakukan kegiatan tanggung jawab sosial (CSR) kepada masyarakat dengan melakukan konservasi kawasan sungai serentak di 19 kantor wilayahnya di seluruh Indonesia dengan jangka waktu pelaksanaan program 1 tahun.

“Khusus Kanwil BRI Padang kami melakukan konservasi sungai di kawasan sungai Banda Purus V yang berada di pusat Kota Padang, melewati kawasan padat penduduk dengan permasalahan utama yaitu pendangkalan sungai akibat sedimentasi yang tinggi, banyaknya sampah, warna air yang hitam dan berbau,” kata Pimpinan Wilayah BRI Padang Wahju Hidajat yang didampingi oleh Wakil Pimpinan Wilayah Operasional Ismael di Padang, Kamis (5/11).

Ia mengatakan ada dua skema kegiatan konservasi kawasan sungai yang pertama bersih-bersih sungai dan yang kedua sampah jadi duit. Untuk skema pertama diawali dengan kegiatan normalisasi sungai atau pembersihan, perbaikan dinding sungai, dan pengerukan sungai secara berkala, serta pembangunan fasilitas taman bermain.

“Jadi kawasan sungai yang bersih dan dilengkapi taman bermain ini bisa jadi sebuah destinasi bagi masyarakat di sana untuk bisa berwisata, sehingga dari sebelumnya menjadi lokasi yang dihindari orang untuk berjalan, sekarang malah orang akan senang berjalan ke sana, dan bisa juga menjadi sarana berfoto bagi masyarakat yang melewati lokasi tersebut,” ungkapnya.

Kemudian, lanjutnya, taman bermain ini juga akan dilengkapi dengan sarana kesehatan berupa tempat pejalan kaki yang bisa refleksi kaki jadi orang tua di sekitar sana bisa memanfaatkan sehingga ini jadi sisi tambahan yang akan bermanfaat bagi warga sekitar.

Bank BRI juga memberikan bantuan mesin pengolah sampah plastik yang diikuti dengan pelatihan untuk mengolah sampah rumah tangga sehingga memiliki nilai ekonomis.

“Kami memberikan mesin pencacah plastik dan sudah kita sosialisasikan juga pada masyarakat dengan menggaet pihak yang sudah berpengalaman. Kami bekerja sama dengan Bank sampah yang sudah berpengalaman dan juga memberikan sosialisasi sehingga nanti masyarakat terbiasa melakukan, mencari, atau mengambil sampah-sampah yang bisa dimanfaatkan untuk langsung diolah dan akan dijual oleh pengelola sampah sehingga mereka dapat tambahan penghasilan,” jelasnya.

Dengan adanya program konservasi sungai ini, ia berharap terciptanya kawasan yang bersih, indah dan sehat sekaligus meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat sekitar aliran sungai.

Sementara itu salah seorang warga yang tinggal di kawasan sungai Banda Purus Cika mengatakan bahwa kawasan sungai Banda Purus setelah dilakukan konservasi terlihat lebih indah dari sebelumnya.

“Kawasan di sungai ini lebih indah dari yang sebelumnya disini banyak sampah dan sekarang banyak anak-anak yang bermain di sekitar taman ini dan saya bersama teman juga suka berfoto di pinggiran sungai ini karena tempatnya sudah bersih,” ucapnya. (ant)

Next Post

Kejari Padang Musnahkan 234 Kg Ganja dari Perkara Tindak Pidana

Kam Nov 5 , 2020
PADANG, KP – Kejaksaan Negeri Padangmemusnahkan barang bukti narkotika jenis ganja seberat 234 kilogram (kg) dari perkara tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht). “Barang bukti yang dimusnahkan ini merupakan perkara yang telah memiliki kekuatan hukum tetap (Inkracht) sejak akhir 2019 hingga 2020,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Padang Ranu […]