BUNTUT REKAMAN AUDIO GALANG ‘TIM SENYAP’, Ketua Panwascam Pantai Cermin Diberhentikan

SOLOK, KP – Buntut dari rekaman audio yang diduga berisi percakapan oknum Ketua Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Pantai Cermin, Kabupaten Solok, berinisial JE dengan seorang walijorong berujung pada pemberhentian oknum panwascam tersebut.
Menurut Ketua Bawaslu Kabupaten SolokAfri Memori, pihaknya sudah menggelar sidang pleno pada Selasa (24/11). Hasil pleno memutuskan bahwa JE telah melakukan pelanggaran kode etik dan dikenai sanksi pemberhentian tetap sebagai ketua sekaligus anggota Panwascam Pantai Cermin dan posisinya akan digantikan dalam tiga hari ini oleh anggota yang lain. Sedangkan pengganti JE adalah nomor urut berikutnya namun Bawaslu belum bisa menyebutkan namanya ke publik.
“Untuk penggantinya, kita sudah kakukan wawancara dan segera kita lakukan rapat pleno apakah yang bersangkutan akan ditetapkan sebagai Ketua Panwascam Pantai Cermin atau tidak,” tutur Afri Memori, Rabu (25/11).
Ia menjelaskan pemberhentian JE merupakan komitmen Bawaslu sebagai penyelenggara pilkada, khususnyaterkait netralitas. “Kita tidak boleh berpihak dengan peserta pilkada atau tim sukses salah satu pasangan calon,” terang Afri Memori.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Sebuah rekaman audio (suara) berisi percakapan yang diduga antara seorang oknum Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) di Kabupaten Solok dengan seorang walijorong menjadi viral di media sosial. Dalam rekaman itu, oknum panwascam tersebut diduga memihak salah satu pasangan calon (paslon) yang sedang bertarung pada Pilkada Kabupaten Solok.
Informasi yang berhasil dihimpun oleh awak media, percakapan dalam rekaman itu antara oknum Panwascam Pantai Cermin berinisial JE dengan Walijorong Banda Balantai Nagari Surian berinisial WS.Dalam rekaman pembicaraan itu, oknum panwascam itu dengan jelas menyebutkan dukungannya kepada salah paslon Bupati-Wakil Bupati Solok. Ia meminta kepada lawan bicaranya untuk ikut membantu dirinya merekrut tim pemenangan paslon yang dia dukung kemudian disebutnya ‘tim senyap’. Oknum itu juga menyebut kekurangan paslon lainnya, termasuk menyebut dan membawa-bawa nama Bupati Solok sekarang H. Gusmal.
“Awak jujur, buk, awak dek ditunjuk oleh tim (menyebut salah satu nama calon bupati). Baa ndak ka main, sudah dari panwas ko ka manga wak lai. Ado minta tolong awak samo ibuk ciek di Banda Balantai, minta wak ciek buk, mancari urang nan bisa wak picayo, nan steril, nan bisa ndak bakumpua samo tim bemper. Nanti tim senyap namonyo mah buk, bermain dari belakang. Kiro-kiro lai ado urang yang bisa ibuk utus buk, sebelum wak rekap data ko,” ujar suara dalam rekaman tersebut.
Guna mencari kebenaran dari rekaman pembicaraan yang tersebar itu, awak media melakukan konfirmasi dengan Walijorong Banda Balantai melalui telepon seluler nomor 08527495××××, Jumat (20/11). WS membenarkan bahwa dia yang ada dalam pembicaraan itu dan benar dia telah ditelepon oleh oknum Panwascam Pantai Cermin untuk membantu pemenangan salah satu paslon Bupati-Wakil Bupati Solok pada pilkada 2020 ini.
“Iya memang pernah bicara seperti itu, dia memang ada bicara seperti itu. Tapi saya tidak ada ikut membantu mencarikan. Barusan saya juga ditelepon sama dia dan menyakan apa tujuan saya marekam pembicaraan dia. Marah dia sama saya sebentar ini,” ungkap WS.
Sementara, oknum Panwascam Pantai Cermin JE saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya membantah rekaman telepon yang beredar luas. Dia mengklaim tidak pernah melakukan pembicaraan seperti dalam rekaman telepon yang dimaksud. Menurutnya itu hanyalah bentuk ketidaksenangan orang-orang kepadanya. Sebab, selaku panwascam dia terlalu tegas dan ketat dalam menjalankan aturan terkait kepemiluan dalam daerah pengawasannya. (wan)

Next Post

MTQ ke-XXVIII Nasional Sukses, Gubernur Sumbar Ucapkan Terima Kasih

Rab Nov 25 , 2020
PADANG, KP – Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) telah sukses menyelenggarakan MTQ ke-XXVIII tingkat Nasional tahun 2020. Ada tiga sukses sekaligus, suskes penyelenggaraan, pelayanan dan prestasi yang diraih.Dari segi penyelenggaraan, Sumbar sukses dalam melaksanakan pembukaan hingga penutupan. Termasuk memberikan pelayanan terbaik kepada kafilah dari 32 provinsi yang mengikuti perlombaan. Dari segi […]