Bupati Gusmal Sampaikan Pandangan Umum Terkait RAPBD Tahun Anggaran 2021

SOLOK, KP – Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Solok dalam rangka Jawaban Pemerintah terhadap Pandangan Umum Fraksi-fraksi terkait Nota Pengantar Bupati tentang RAPBD tahun anggaran 2021, berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Solok, Senin (2/11). Sidang yang dipimpin Plt Ketua DPRD Renaldo Gusmal itu, turut dihadiri Bupati Solok H. Gusmal, Sekda Aswirman, Anggota DPRD Kabupaten Solok, Forkopimda, Sekwan Suharmen dan para Kepala SKPD Pemkab Solok.

Dalam kesempatan itu Bupati Solok H. Gusmal membacakan Jawaban Pemerintah terhadap Pandangan Umum Fraksi-fraksi terkait Nota Pengantar Bupati Tentang RAPBD tahun anggaran 2021. Dalam pandangannya, Bupati menyampaikan, Pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui upaya ekstensifikasi dan intensifikasi. Kemudian melakukan pemutakhiran data terhadap objek pajak yang sudah ada, rasionalisasi tarif retribusi daerah sesuai perkembangan harga dan perekonomian serta peningkatan pelayanan dan sosialisasi kepada masyarakat.  

“Pemerintah Daerah juga telah melakukan kerjasama dengan Bank Nagari dalam penerapan sistem pembayaran pajak dan retribusi secara online,” sebutnya.

Dikatakannya, Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki keterampilan dan kompetensi akan sangat mendukung perbaikan dan kinerja Pemerintah Daerah. Penataan organisasi tersebut dilakukan melalui reformasi birokrasi. “Sasaran yang ingin dicapai reformasi birokrasi yakni menciptakan birokrasi bersih dan akuntabel, menciptakan organisasi yang tepat fungsi dan tepat ukuran. Penyusunan dan perbaikan sistem birokrasi, proses dan prosedur kerja yang jelas, efektif, efisien, sehingga sesuai dengan prinsip-prinsip good governance,” jelasnya.

Dengan tersedianya aparatur yang kompeten dan organisasi yang tepat fungsi dan tepat ukuran kata dia, diharapkan secara langsung berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Pada Tahun 2019, Indeks Kepuasan Masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan Pemerintah Daerah berada pada nilai 3,35 dengan kategori baik. Untuk meningkatkan kepuasan masyarakat tersebut dan menciptakan pelayanan yang lebih baik, tentu pemenuhan fasilitas pelayanan publik sangat dibutuhkan.

Bupati menyebutkan, Pemerintah Daerah akan melakukan pengelolaan publik secara terpadu dan terintegrasi di satu tempat. Sentralisasi pusat pelayanan itu diwujudkan melalui pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP). Berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No 23 tahun 2017. MPP merupakan tempat berlangsungnya kegiatan atau aktivitas penyelenggaraan pelayanan publik atas barang, jasa dan/atau pelayanan administrasi yang merupakan perluasan fungsi pelayanan terpadu. Baik pusat maupun daerah serta pelayanan Badan Usaha Milik Negara/Badan usaha Milik Daerah dan Swasta, dalam rangka menyediakan pelayanan yang cepat, mudah, terjangkau dan nyaman. Tujuan kehadiran MPP di Kabupaten Solok yakni memberi kemudahan, kecepatan, keterjangkauan, keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan. Di mana dalam 1 gedung MPP tersebut, akan diselenggarakan seluruh jenis pelayanan publik.

“Pemerintah Daerah melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan telah melakukan Pelatihan e-commerce (pemasaran online) terhadap pelaku usaha. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan pelaku usaha dalam pemasaran produk-produk UMKM secara online. Diharapkan upaya ini dapat memperluas pemasaran dan mendukung UKM untuk tetap eksis meskipun pada masa pandemi Covid 19,” bebetrnya.

Lanjutnya, terkait permasalahan kesejahteraan guru honorer di Kabupaten Solok. Saat ini sumber daya hanya bergantung pada Bantuan Operasional Sekolah yang besarannya sesuai kesanggupan biaya operasional masing-masing sekolah. Pemerintah Daerah telah memberikan penggantian transportasi bagi guru honorer melalui kegiatan penyediaan dan pengembangan yang bersumber dari APBD. Rancangan APBD tahun anggaran 2021 juga telah sejalan dengan arah pembangunan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2016-2021. Tema Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2021 yaitu “Mempercepat Pemulihan Ekonomi, Reformasi Sosial Dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik”.

Penentuan prioritas Pembangunan dilakukan dengan memperhatikan hasil evaluasi kinerja  pembangunan daerah  pada tahun 2019, arah kebijakan dan prioritas pembangunan sesuai RKP Tahun 2021 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sumatra Barat serta pokok arah sasaran kebijakan tahun kelima pembangunan. 

Sementara itu terkait Jalan Kabupaten yang saat ini dalam kondisi rusak, sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2006 tentang Jalan, kewenangan Pemerintah Daerah dalam penyelenggaraan Jalan Kabupaten terdiri dari jalan kolektor primer yang tidak termasuk jalan nasional dan jalan provinsi. Kemudian jalan lokal primer yang menghubungkan ibukota kabupaten dengan ibukota kecamatan, ibukota kabupaten dengan antar ibukota kecamatan, pusat desa ibukota kecamatan dengan desa dan antar desa. Jalan sekunder yang tidak termasuk jalan provinsi dan jalan sekunder dalam kota serta jalan strategis kabupaten. 

Ruas-ruas jalan kabupaten tersebut telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati. Untuk meningkatkan capaian kinerja jalan di Kabupaten Solok jelasnya, perlu upaya bersama dalam fokus pada penganggaran sesuai kewenangan yang dimiliki. Harapannya kondisi jalan rusak di Kabupaten Solok terutama yang menjadi kewenangan Pemerintah Daerah dapat teratasi secara maksimal. Sedangkan untuk jalan lingkungan merupakan kewenangan nagari dalam melakukan pembangunan dan perbaikannya.

Sementara terkait upaya penanganan sampah di Kabupaten Solok yang juga merupakan salah satu indikator kinerja kunci pembangunan pemerintah daerah. Pihaknya menjelaskan, hingga saat ini Kabupaten Solok masih memanfaatkan Tempat Pembuangan Akhir sampah (TPA) REGIONAL Sumbar yang berada di Kota Solok. Terhadap penangan sampah pasar dan Nagari belum semua dapat terlayani karena keterbatasan sarana dan prasarana.

Mengatasi hal tersebut, saat ini melalui Dinas Lingkungan Hidup sedang melakukan penjajakan di Nagari Sungai Nanam Kecamatan Lembah Gumanti, sebagai lokasi untuk TPA Kabupaten Solok. Selain itu pada tahun anggaran 2021, Dinas Lingkungan Hidup akan melakukan sosialisasi pengelolaan sampah di seluruh nagari. Hasil yang ingin dicapai dari kegiatan tersebut yakni nagari mampu mengelola sampah masyarakat. Hal tersebut akan sangat mengurangi produksi sampah di Kabupaten Solok.

Sedangkan terkait penanganan Covid-19 di Kabupaten Solok jelas Bupati, Pemerintah Daerah melakukan upaya pencegahan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19. Seperti melakukan pelacakan ketat kepada kontak erat pasien Covid-19 positif. Melakukan pengujian dengan metode pool test kepada seluruh kelompok masyarakat dengan kriteria yang telah ditetapkan serta melaksanakan edukasi kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan.

Selain itu Pemerintah Daerah bersama anggota satuan kepolisian dan anggota satuan TNI melaksanakan Penegakan Peraturan Bupati Solok Nomor 44 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid 19 di Kabupaten Solok dan Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat Nomor 6 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru.

Penegakan aturan tersebut dilakukan melalui razia di 24 titik seluruh Kabupaten Solok. Saat ini tindakan atau sanksi yang diberikan kepada pelanggar aturan adalah sanksi sosial dan pembinaan kegiatan selama 90 menit, untuk selanjutnya diberlakukan pelanggar masih didapati melakukan pemberitaan, maka dikenakan sanksi denda. Berkaitan dengan pelaksanaan acara sosial yang melibatkan kerumunan, maka Tim Satgas mengingatkan kepada Penanggungjawab acara bahwa wajib mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, menyediakan tempat cuci tangan, menjaga jarak serta memastikan tamu/orang yang datang tidak berkerumunan. (wan)

Next Post

Keltan Tanjung Harapan Kembangkan Kebun Apel Pertama di Solok

Sel Nov 3 , 2020
SOLOK, KP – Selain dikenal sebagai daerah tambang dan penghasil kopi […]