DALAM DUA BULAN TERAKHIR, BRI Cabang Simpangempat Salurkan KUR Super Mikro Rp8,2 Miliar Lebih

SIMPANGEMPAT, KP – Sebagai upaya membangkitkan perekonomian masyarakat yang sempat anjlok akibat pandemi Covid-19. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk Cabang Simpang Empat, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) memberikan fasilitas pinjaman dengan bunga rendah untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro dan Super Mikro.

Seperti halnya yang disampaikan langsung oleh Pimpinan BRI Cabang Simpang Empat Israhadi Aprihanto, dalam kurun waktu dua bulan terakhir pihaknya telah menyalurkan pinjaman KUR Super Mikro lebih dari Rp 8,2 miliar dengan nilai pinjaman bervariasi dan fantastis. “Kita telah membantu lebih dari 820 pelaku usaha UMKM di Pasbar dan itu sudah melebihi target yang ditetapkan BRI Pusat untuk Kabupaten Pasbar,” ujarnya di Simpang Empat.

Israhadi menjelaskan, yang dimaksud dengan KUR Mikro adalah pinjaman kredit usaha mulai dari Rp10 juta hingga Rp50 juta. Sedangkan KUR Super Mikro adalah bantuan untuk pelaku usaha produktif dengan plafon pinjaman hingga Rp10 juta. “Selain itu bunganya pun juga cukup kecil, yaitu hanya sebesar 6 persen efektif dari jumlah total pinjaman,” lanjutnya.

Ditambahkannya, untuk pengajuan pinjaman itu sendiri syaratnya cukup sederhana, hanya memerlukan surat keterangan usaha dan tentunya memiliki usaha produktif. Semakin produktif dan besar skala usahanya maka kemungkinan jumlah pinjaman yang didapatkan akan lebih besar.

Kemudian, terkait penyaluran Bantuan Presiden (Banpres) Produktif untuk Pelaku Usaha Mikro sebesar Rp2,4 juta yang juga disalurkan melalui Bank BRI, ia menegaskan bahwa yang menjadi prioritas adalah pelaku usaha yang tidak punya pinjaman di Bank dan tentunya harus memiliki usaha produktif sendiri.

“Banpres ini lebih diprioritaskan kepada pelaku usaha yang belum pernah melakukan pinjaman kepada Bank. Tujuannya agar para pelaku usaha ini dapat mengembangkan usahanya dan menghilangkan keraguan akan kekurangan modal untuk mengembangkan usahanya tersebut,” tandas Israhadi, Jumat (6/11). (rom)

Next Post

SD dan SMP di Pasbar Berlakukan PBM Tatap Muka

Ming Nov 8 , 2020
SIMPANGEMPAT, KP – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Marwazi B memastikan hingga saat ini seluruh tenaga pendidik dan pegawai di seluruh sekolah tidak ada yang terpapar Covid-19. Atas dasar itulah pihaknya tetap menerapkan Proses Belajar Mengajar (PBM) sistem tatap muka di tingkat Sekolah Menengah Pertama […]