Dikunjungi Nasrul Abit, Petani Pasaman Keluhkan Kelangkaan Pupuk Bersubsidi

LUBUKSIKAPING, KP – Petani di Kecamatan Tigo Nagari Pasaman mengeluhkan kelangkaan pupuk bersubsidi. Keluhan tersebut disampaikan di hadapan Calon Gubernur Sumatra Barat, Nasrul Abit.

Salah seorang perwakilan kelompok tani Cipta Karya, Tarmi mengatakan, banyak kelompok tani mengalami kelangkaan pupuk. “Keluhan kami dari kelompok tani ini selalu soal pupuk langka. Kami kesulitan kalau tidak ada pupuk. Karena berpengaruh kepada hasil pertanian,” ungkap Tarmi di hadapan Nasrul Abit dalam kegiatan safari politiknya dengan warga Nagari Ladang Panjang, Kecamatan Tigo Nagari, Pasaman, Selasa (17/11).

Kemudian Tarmi juga mengeluhkan harga pupuk bersubsidi yang dijual di atas harga eceran tertinggi. Karena itu, ia berharap kepada Nasrul Abit-Indra Catri untuk mencarikan jalan keluar masalah pupuk. “Kami ingin ketegasan soal pupuk ini, Pak. Sehingga hasil panen kami maksimal. Sebab selama ini kami liat pemerintah cenderung melakukan pembiaran,” tambahnya.

Untuk menanggapi laporan itu, Nasrul Abit mengatakan, kelangkaan pupuk terjadi karena adanya permainan oknum. Jika menjadi gubernur, ia memastikan jatah pupuk Sumbar tidak dijual ke luar daerah. “Kita harus tegas. Sewaktu saya menjadi Bupati Pesisir Selatan, ada yang bermain pupuk. Lalu, ketahuan dan kami tangkap. Jangan main-main,” ucapnya. (nst)

Next Post

Sejumlah Logistik Pilkada Mulai Berdatangan di KPU Pasaman

Rab Nov 18 , 2020
LUBUKSIKAPING, KP – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasaman mulai menerima sejumlah logistik pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020. Ketua KPU Pasaman, Rodi Andermi melalui Kasubag Umum dan Logistik, Irwan A. P ketika diwawancarai Koran Padang mengatakan, ada tiga jenis logistik yang sudah diterima di gudang KPU Pasaman. […]