Disdukcapil Pasaman MoU Kemitraan Layanan Adminduk dengan Gereja HKBP Panti

LUBUKSIKAPING, KP – Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang pelayanan administrasi kependudukan dengan Gereja HKBP Panti. Penandatanganan MoU itu langsung dipimpin oleh Kepala Disdukcapil Pasaman, Sukardi didampingi jajaran dan Pendeta Gereja HKBP Panti, Daniel Siagian serta disaksikan Kakan Kemenag Pasaman, Dedi Wandra di ruang Disdukcapil Pasaman, Kamis (26/11).

Kepala Disdukcapil Pasaman, Sukardi mengatakan, bertujuan memberikan pelayanan maksimal kepada semua masyarakat tanpa pandang bulu. “Beberapa waktu sebelumnya kerjasama ini sebenarnya sudah kami bicarakan dalam rangka meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan secara menyeluruh ke semua lini lapisan masyarakat. Sehingga dengan adanya kerjasama kemitraan ini akan memudahkan masyarakat dalam mendapatkan layanan administrasi kependudukan,” terangnya didampingi Sekretaris Disdukcapil, Eko Syafrianto.

Disebutkannya, adapun program pertama yang dicetuskan Disdukcapil Pasaman bersama Gereja HKBP Panti, yaitu Pembuatan akta perkawinan di Gereja (Takaja). “Di masa Pandemi Covid-19 tetap kita cetuskan kegiatan dan terobosan pelayanan Adminduk kepada masyarakat. Ini merupakan suatu kebanggaan bagi masyarakat Pasaman, khususnya jemaat kristiani yang diberikan kemudahan layanan ini. Ke depan, mulai hari ini tidak ada lagi kendala berarti yang ditemui masyarakat saat pengurusan administrasi penduduknya,” tambahnya.

Ke depan kata dia, akan ditunjuk salah seorang jemaat yang nantinya diberi pembekalan dalam pengurusan Administrasi kependudukan. “Setelah itu bisa saja setelah kegiatan di Gereja, berkas adminduknya dibawa langsung ke mobil pelayanan Disdukcapil di Gereja HKBP Panti. Namun ada yang lebih simpel, yaitu di Nagari sudah melakukan pelayanan Online Kependudukan dan bisa langsung cetak di Gereja,” katanya.

Ia berharap kerjasama yang dibangun itu tidak hanya berjalan secara seremonial semata. “Dengan hadirnya pelayanan ini hendaknya memudahkan maayarakat dalam mendapatkan administrasi kependudukannya tanpa harus datang langsung ke Disdukcapil. Kemudian dalam rangka memudahkan layanan Adminduk, juga sudah kita lakukan kerjasama serupa dengan pihak Rutan, Kemenag, pelayanan ke kampung-kampung dan hingga mendatangi orang yang sakit,” ungkapnya.

Sementara itu Kakan Kemenag Pasaman, Dedi Wandra mengatakan, inovasi pelayanan Adminduk itu memang tugas bersama untuk mengoptimalkan layanan kepada masyarakat. “Salah satu kerjasama yang terasa manfaatnya kita lakukan dengan Disdukcapil yaitu pelayanan online pencatatan akta nikah di KUA dengan istilah ‘Pasti’. Jadi program Takaja ini memang langkah arif bijaksana yang dilakukan Disdukcapil Pasaman. Sehingga masyarakat kita betul-betul dilayani,” katanya.

Sedangkan Pendeta HKBP Panti, Daniel Siagian mengungkapkan rasa haru atas respon positif dari Disdukcapil Pasaman dalam memudahkan masyarakat memperoleh Adminduk. “Luar biasa Disdukcapil Pasaman ini. Saya sudah pernah bertugas di Sumut, Aceh, dan Dumai. Baru sampai di sini ada kerjasama dengan Disdukcapil Pasaman dalam memberikan pelayanan Adminduk bagi kami jamaat kristiani khususnya,” terangnya.

Ke depannya kata dia, kerjasama itu masih berlanjut dalam pengurusan sejumlah administrasi penduduk lainnya. “Sehingga kita bersama memang saling menguntungkan dengan adanya kemudahan layanan ini. Sehingga data kependudukan semakin baik dan terdata dengan maksimal ke depannya,” tutupnya. (nst)

Next Post

DPRD Sumbar Nilai Alokasi Belanja Daerah Belum Proposional

Jum Nov 27 , 2020
PADANG, KP – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatra Barat menilai alokasi belanja daerah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021 belum proposional. Di mana belanja operasi jauh lebih besar dari belanja modal. “Alokasi belanja daerah masih belum proposional. Belanja operasional masih jauh lebih besar daripada belanja modal,” […]